Tim Anggaran Pemkot Tangsel Kaji Dana Penyelenggaraan Pilkada 2020

Benyamin mengatakan nominal pengajuan dari KPU dan Bawaslu belum tentu akan disetujui sepenuhnya.

Tim Anggaran Pemkot Tangsel Kaji Dana Penyelenggaraan Pilkada 2020
tribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, selepas salat Idul Fitri di pelataran Balai Kota Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Rabu (5/6/2019).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengkaji pengajuan anggaran Pilkada 2020 yang akan menggantikan Airin Rachmi Diany yang sudah bertahta sebagai wali kota hampir dua periode.

Airin sudah memimpin Tangsel sejak tahun 2010 saat Pilkada pertama kali kota hasil pemekaran Kabupaten Tangerang itu.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, KPU Tangsel mengajukan anggaran sebanyak Rp 50 miliar, sedangkan Bawaslu mengajukan dana sebesar Rp 12 miliar.

"Iya sudah kita proses itu sih normatif. Mungkin nanti ada undangan. Karena APBD 2020 sedang diurus tim anggaran kita," ujar Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, selepas rapat paripurna di gedung DPRD Tangsel, Jalan Raya Serpong, Setu, Kamis (13/6/2019).

Benyamin mengatakan nominal pengajuan dari KPU dan Bawaslu belum tentu akan disetujui sepenuhnya.

Pemprov DKI Kembali Gelar Jakarnaval 30 Juni 2019 Mendatang

Hal itu baru ketahuan setelah tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) sudah mengajukan ke dewan dan disepakati dalam APBD murni 2020.

"Pengajuan boleh, tapi finalnya seperti apa, nanti," ujarnya.

Sementara, Ketua DPRD Tangsel, Moch. Ramlie belum mengetahui hal pengajuan dana pesta demokrasi tingkat kota itu.

"Saya sendiri belum tahu. Karena sampai saat ini belum dapat tembusan. Jadi belum ada komentar soal itu," ujar Ramlie di lokasi yang sama.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved