Breaking News:

Dini Hari Sebelum Salat Idul Fitri, Seorang Pemuda Dibakar Anak Tongkrongan: Saksi Ketakutan

Acungan jari tengah temannya ke segerombolan pria, membuat Putra Aditya (18) tewas karena luka bakar setelah tiga hari dirawat.

TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Putra Aditya menjadi korban pengeroyokan delapan orang pemuda di Jalan Raya Kodau, RT 02/03 Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, pada Rabu (5/6/2019) sekitar pukul 03.30 WIB. 

Rudi ketakutan dan sempat menutup warung yang biasa buka sampai jam satu.

"Tapi karena malam takbiran jadi buka sampai Subuh," ungkap Rudi saat ditemui di warung kelontongnya, Kamis (13/6/2019).

Keempat pelaku pengeroyokan saat di Mapolres Metro Bekasi Kota, Rabu (12/6/2019)
Keempat pelaku pengeroyokan saat di Mapolres Metro Bekasi Kota, Rabu (12/6/2019) (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Ia menyaksikan detik-detik para pelaku yang berjumlah delapan orang mengeroyok korban secara membabi-buta dan beringas.

Pas keributan semakin menjadi Rudi akhirnya memasukkan seluruh barang dagangan ke dalam dan menutup warungnya.

"Takut warung saya mereka incar," aku dia.

Namun, bensin eceran dagangannya tak sempat dimasukkan sementara Rudi yang keburu ketakutan sudah menutup warungnya.

Salah satu pelaku bernama Rizky Ade Syahputra mengambil bensin eceran dan menyiramkannya ke tubuh Putra hingga basah kuyup.

"Dia ambil dari sini bensinnya. Saya sudah enggak berani ngapa-ngapain, sudah pasrah tutup pintu saya," aku Rudi.

Setelah menyulut korek api dan membakar Putra sekitar 30 detik, menurut polisi, delapan pelaku kabur meninggalkan lokasi.

Korban yang juga sopir angkot K21A jurusan Pabuaran-Kampung Rambutan ini sendirian memadamkan api yang membakar badannya.

Halaman
1234
Penulis: Yogi Gustaman
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved