Lumpur Terlalu Tebal, Belasan Alat Berat Dikerahkan di Waduk Pluit Sampai November

"Ini mau persiapan mau penambahan alat lagi. Ditambahkan lagi karena luasan area dan untuk mempercepat pekerjaan," katanya.

Lumpur Terlalu Tebal, Belasan Alat Berat Dikerahkan di Waduk Pluit Sampai November
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Alat berat dikerahkan untuk pengerukan Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (14/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN- Dinas SDA DKI Jakarta menargetkan pengerukan sedimen lumpur dari Waduk Pluit selesai antara bulan Oktober atau November 2019.

Pelaksana Pemeliharaan Waduk Pluit Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum mengatakan, target itu mundur dari jadwal sebelumnya pada bulan Juli.

Hal itu lantaran sedimen lumpur di sisi selatan waduk tersebut yang kondisinya cukup banyak dan tebal.

"Tadinya kita mau sampai bulan Juli. Cuma kayaknya mau kita perpanjang maksimal sampai Oktober atau November lah. (Karena) melihat sedimennya banyak seperti ini," kata Ika di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (14/6/2019).

Sebanyak 13 alat berat berjenis ekskavator amfibi dikerahkan setiap harinya mulai pukul 8.00-16.00 WIB.

11 di antaranya dikerahkan secara bersamaan, sementara satu lainnya untuk cadangan, dan satu lainnya ditempatkan di rumah pompa untuk loading alat-alat lainnya.

Menurut Ika, Dinas SDA DKI Jakarta tengah mempersiapkan sejumlah alat berat lainnya untuk ditambahkan selama proses berjalan.

Perdana Main di SUGBK, Simon McMenemy Antusias Jalani Debut Bersama Timnas Indonesia

Viral Curhat Wisatawan Tiba-tiba Disetop Wanita di Daerah Hutan Suter, Penjual Canang Akui Menyesal

Berikut 4 Zodiak yang Selalu Menepati Janji dan Bertanggung Jawab, Kamu Salah Satunya?

"Ini mau persiapan mau penambahan alat lagi. Ditambahkan lagi karena luasan area dan untuk mempercepat pekerjaan," katanya.

Ika menambahkan, pengerukan difokuskan di sisi selatan lantaran sedimen lumpur di sisi utara Waduk Pluit cenderung tak menumpuk.

"Segmen ini aja (sisi selatan) keliatannya aja banyak sedimen, sebenarnya ini memang sengaja kita kosongin untuk persiapan maintenance kegiatan pengerukan ini," ucap Ika.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved