Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru, Mayoritas Orangtua Murid Kebingungan Soal Sistem Zonasi

Dalam hal ini, PPDB sistem zonasi diperuntukkan bagi calon peserta didik baru yang berdomisili di DKI Jakarta Selatan.

Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru, Mayoritas Orangtua Murid Kebingungan Soal Sistem Zonasi
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Orang tua siswa mendaftarkan anaknya pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2019 di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 026 Bojongloa, Jalan Cibaduyut Raya, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/5/2019). Pendaftaran PPDB 2019 mulai jenjang TK, SD, SMP serentak dibuka mulai 23 Mei 2019 sampai 28 Mei 2019. Bagi orang tua yang akan mendaftarkan putra-putrinya diharapkan cermat membawa persyaratan yang telah ditentukan. Tribun Jabar/Gani Kurniawan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Minimnya pengetahuan sejumlah orangtua murid tentang tata cara pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) membuat Posko PPDB Jakarta Selatan menerima banyak aduan.

Sejak dibuka pada Rabu (12/6/2019) hingga Jumat (14/6/2019), sudah sekitar 50 orang yang datang ke Posko PPDB di SMAN 70, Kebayoran Baru, untuk meminta penjelasan.

Kepala Seksi Pendidikan Dasar (Kasi Dikdas) Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan, Teguh Santosa, mengatakan bahwa mayoritas orangtua murid mengaku kebingungan tentang PPDB sistem zonasi.

Tiga Hari Dibuka, Posko Penerimaan Peserta Didik Baru Jakarta Selatan Terima 50 Keluhan

Dalam hal ini, PPDB sistem zonasi diperuntukkan bagi calon peserta didik baru yang berdomisili di DKI Jakarta Selatan.

Hal itu bisa dibuktikan dengan kartu keluarga (KK) yang dikeluarkan oleh Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan.

"Terakhir itu kan 2 Januari 2019, tapi banyak yang baru urus pindahnya dua bulan belakangan ini, tetap mau ikut PPDB. Sudah nggak bisa, di sistem nggak akan masuk. Sekarang kan semuanya berbasis online," kata Teguh saat ditemui TribunJakarta.com, Jumat (14/6/2019).

"Kita sudah nggak bisa utak-atik lagi, kecuali sistemnya diubah," lanjut dia.

Ia pun berharap, pada PPDB di tahun-tahun berikutnya, para orangtua murid bisa mencari informasi sejak jauh-jauh hari.

"Terutama ya untuk zonasi itu. Jangan sampai ada keterlambatan untuk mengurus surat pindah," ujarnya.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved