Perusahaan Pengolahan Minyak di Bekasi Tumpahkan Cairan Kuning Hingga Penuhi Saluran Air

Cairan berwarna kuning memenuhi permukaan saluran air, diduga akibat kelalaian salah satu perusahaan yang berdiri di sekitar lokasi.

Perusahaan Pengolahan Minyak di Bekasi Tumpahkan Cairan Kuning Hingga Penuhi Saluran Air
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Saluran air di Jalan Raya Pejuang Medan Satria Kota Bekasi dipenuhi cairan kuning. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN SATRIA - Pemandangan tidak biasa terjadi disebuah saluran air di sekitar Jalan Raya Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Cairan berwarna kuning memenuhi permukaan saluran air, diduga akibat kelalaian salah satu perusahaan yang berdiri di sekitar lokasi.

Pantauan TribunJakarta.com, cairan berwarna kuning keemasan itu memenuhi permukaan saluran air, bau menyerupai minyak sawit tercium di dekat lokasi tersebut.

Kepala Seksi Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Supono mengatakan, cairan kuning itu berasal dari perusahaan pengolahan minyak sawit.

"Ada kelalaian dari perusahaan yang lupa menutup keran tangki penyimpanan bahan baku minyak," kata Supono kepada TribunJakarta.com, Jumat (14/6/2019).

30 Peserta Ikuti Pelatihan Tata Rias di PPSB Jakarta Barat

Kejadian kata dia terjadi sejak Minggu, (9/5/2019), cairan kuning yang tumpah hingga memenuhi saluran air itu merupakan jenis cairan CPO bahan baku pembuatan minyak.

"Kita akan lakukan pengecekan, tapi sampai saat ini belum ada keluhan, justru warga di sekitar mengambil cairan itu lalu dikembalikan ke perusahaan nanti dibayar lagi, jadi sejauh ini tidak ada dampak yang terjadi," kata Supono.

Namun pihaknya telah menekankan kepada pihak perusahaan agar segara melakukan pemulihan dari dampak cairan bahan baku minyak di saluran air tersebut.

"Sejauh ini kita tekankan kepada pihak perusahaan agar segera melakukan pemulihan jangan sampai dibiarkan memenuhi saluran air walaupun itu adalah bahan baku minyak ya bukan limbah," tegas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved