Pilpres 2019

Tim Hukum BPN Persoalkan Status Maruf Amin di 2 Bank, Refly Harun Punya Pandangan Begini

Tim Hukum Prabowo-Sandiaga persoalkan status calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin yang dianggap masih memiliki jabatan di BUMN

Tim Hukum BPN Persoalkan Status Maruf Amin di 2 Bank, Refly Harun Punya Pandangan Begini
YouTube Talkshow TVONE
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun hingga Komisioner KPU, Wahyu Setiawan di program Dua Sisi TVONE. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Tim Hukum Prabowo-Sandiaga persoalkan status calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin yang dianggap masih memiliki jabatan di Badan Usaha milik Negara (BUMN).

Tim Hukum Prabowo-Sandiaga menyebut Maruf Amin masih tercatat sebagai pejabat di bank BNI Syariah dan Mandiri Syariah yang dimuat di laman resmi dua bank tersebut.

Dijelaskannya, Maruf Amin masih menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas kedua bank tersebut.

Menurut Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandiaga, Bambang Widjojanto, hal itu dapat menjadi dasar MK untuk mendiskualifikasi Maruf Amin.

Sebab, kata Bambang Widjojanto, Maruf Amin dinilai melanggar pasal 227 huruf P Undang-Undang nomor 7 tahun 2017.

“Seseorang yang mencalonkan diri sebagai capres maka dia harus mengundurkan diri sebagai pejabat dari BUMN serta BUMD,” ujarnya seperti dilansir dari tayangan YouTube Macan Idealis, Selasa (11/6/2019).

“Sebenernya terjadi pelanggaran terhadap pasal itu, bisa menjadi salah satu alasan untuk mendiskulifikasi calon,” tambahnya.

Hal itu lantas mendapat tanggapan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan kubu 01.

IPW Sebut Ada Big Dalang di Kerusuhan 22 Mei: Dia Pengusaha dan Orang Partai Politik

Selama Masa Angkutan Lebaran 2019, Ada 8 Pengemudi di Terminal Kalideres yang Dinyatakan Tak Sehat

Wakil Wali Kota Ingin Danau Sunter Jadi Alternatif Wisata di Jakarta Utara

Kinclong! Kamu Tak Perlu Repot Cuci Helm di Pasar Pagi Mangga Dua

Komisioner KPU, Wahyu Setiawan menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja secara profesional dan transparan.

Termasuk dalam tahap pencalonan.

Halaman
1234
Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved