Warga Radio Dalam Sebut Drainase Vertikal Tidak Efektif: Masih Tetap Banjir

Hendra (43) mengakui bahwa volume air yang datang saat hujan lebih besar dari kapasitas drainase tersebut.

Warga Radio Dalam Sebut Drainase Vertikal Tidak Efektif: Masih Tetap Banjir
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Salah satu drainase vertikal yang ada di GOR Radio Dalam, Gandaria, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (14/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Dua drainase vertikal yang telah dibangun Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan di GOR Radio Dalam, Kebayoran Baru, dinilai warga tidak efektif.

Iman (45), sekutiti GOR yang juga warga setempat mengatakan, di wilayahnya masih saja terjadi genangan meski ada drainase vertikal.

"Belum ada perubahan sih. Kemarin kan sempat hujan, ya masih sama saja. Orang di dalam situ juga masih ada airnya. Namanya sumur resapan kan harusnya kering," kata Iman saat ditemui TribunJakarta.com, Jumat (14/6/2019).

Sebelum dibangun drainase vertikal, ia berujar jika wilayahnya yang berada di RW 14 Keluharan Gandaria memang kerap dilanda banjir hingga sekitar 60 Cm.

"Pas ada ini (drainase vertikal) ya tetap selutut airnya. Percuma, masih tetap banjir. Kalau gitu mah taruh lele saja di dalam," ujarnya.

Sementara, warga lainnya bernama Hendra (43) mengakui bahwa volume air yang datang saat hujan lebih besar dari kapasitas drainase tersebut.

Selama Ramadan Hingga Libur Lebaran, 20 Kasus Kebakaran Terjadi di Kota Bekasi

Usai Aksi Massa Kawal Sidang MK Berakhir, Polisi Segera Lakukan Penormalan Arus Lalin

Akibatnya, lanjut dia, drainase tetap tidak mampu menampung air hujan.

"Tapi untungnya di sini kalau banjir cepet surut. Kira-kira setengah jam sudah surut," tutur Hendra.

Sebagai informasi, drainase vertikal merupakan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta guna meminimalisir potensi banjir.

Pemprov DKI menargetkan membangun 1.330 titik drainase vertikal yang tersebar di kantor-kantor kecamatan dan kelurahan.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved