Wilayahnya Jadi Langganan Tawuran, Warga Sekitar TMII Mengaku Sudah Biasa

Pecahan kaca tersebut juga nampak di pojok TMII yang mengarah ke pintu masuk 2 taman rekreasi yang bertemakan budaya Indonesia itu.

Wilayahnya Jadi Langganan Tawuran, Warga Sekitar TMII Mengaku Sudah Biasa
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Pecahan kaca di Jalan Pintu II Taman Mini Indonesia Indah akibat tawuran warga pada Sabtu (15/6/2019) dini hari.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Kerap dijadikan tempat tawuran, warga di Jalan Pintu II Taman Mini Indonesia Indah (TMII) mengaku sudah biasa dan tak takut.

Pantauan TribunJakarta.com, ketika melintas dari Jalan Manunggal XVII menuju Jalan Pintu II TMII terdapat pecahan kaca dijalan tersebut.

Pecahan kaca tersebut juga nampak di pojok TMII yang mengarah ke pintu masuk 2 taman rekreasi yang bertemakan budaya Indonesia itu.

Suhanda (60), warga Pintu II TMII yang juga berprofesi sebagai ojek pangkalan dan penjual eceran ini menuturkan kejadian tawuran sempat terjadi dua kali. Yakni pada Jumat (13/6/2019) pukul 21.00 WIB dan Sabtu (15/6/2019) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Kondisi gerobak batagor yang pecah akibat tawuran di Jalan Pintu II Taman Mini Indonesia Indah, Sabtu (15/6/2019) dini hari.
Kondisi gerobak batagor yang pecah akibat tawuran di Jalan Pintu II Taman Mini Indonesia Indah, Sabtu (15/6/2019) dini hari. (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA)

"Kejadian dua kali, jam 21.00 WIB masih biasa saja terus hilang gitu aja. Pas yang dini hari itu, di sini kan sepi, mereka rupanya lanjut tawuran lagi, ada yang bawa batu juga makanya ada pecahan beling. Kalau di sini sudah sering, makanya warga biasa aja semisalnya mendengar tawuran," terangnya pada TribunJakarta.com, Sabtu (15/6/2019).

Sementara itu, Yasin (74) warga lainnya menceritakam ketika kejadian dirinya bersama sang istri melintasi jalan tersebut sepulang dari Pasar Kramat Jati.

"Tawuran memang sering, namun baru terjadi lagi lagi ini. Sekitar 02.30 WIB saya pulang dari pasar masih ada tawuran, ya anak usia tanggung. Ada yang lagi dikejar polisi juga, lari ke gang," ungkapnya.

Lanjut, ia menambahkan saat itu ada beberapa pengendara lain yang ingin melintasi lokasi namun diurungkan.

"Saya juga muter jalan, banyak pecahan beling di lokasi soalnya. Ada juga mobil sama motor yang mau melintar malahan enggak jadi. Mereka putar balik semua," sambung lelaki yang berprofesi sebagai pedagang sayur itu.

Akibat kejadian itu, satu gerobak batagor mengalami kerusakan di bagian kaca. Kaca terkihat retak dan pecah akibat tawuran.

Sementara, pecahan kaca dengan ukuran besar dibersihkan warga sekitar menggunakan sapu dan dimasukan ke dalam kardus.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved