Berempati dan Penasaran, Orang Tua Teman 2 Remaja Tenggelam di Ancol Datangi TKP

"Kita ada delapan orang. Ke sini bentuk empati, mau ngeliat perkembangannya. Penasaran lah pengen liat di mana kejadiannya," kata Nur

Berempati dan Penasaran, Orang Tua Teman 2 Remaja Tenggelam di Ancol Datangi TKP
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Orang tua teman korban mengunjungi lokasi tenggelamnya dua remaja di wilayah perairan Ancol sisi Timur, Pademangan, Jakarta Utara, pada Senin (17/6/2019). (Nur: paling kiri, Wati: tengah) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN- Sebanyak delapan orang tua teman korban mengunjungi lokasi tenggelamnya dua remaja di wilayah perairan Ancol sisi Timur, Pademangan, Jakarta Utara, pada Senin (17/6/2019).

Mereka hendak melihat lokasi persis tenggelamnya AR (12) dan AK (14) yang merupakan siswa teman-teman anak mereka di SDN 09 Sunter Agung.

AR sendiri adalah siswa kelas 5 dan AK baru lulus dari sekolah itu.

"Kita ada delapan orang. Ke sini bentuk empati, mau ngeliat perkembangannya. Penasaran lah pengen liat di mana kejadiannya," kata Nur (42), salah satu orang tua murid.

Kedua remaja malang itu terseret ombak pada Minggu (16/6/2019) sore saat berenang di laut tersebut bersama belasan orang temannya.

AR sempat dievakuasi teman-temannya meski akhirnya meninggal dunia, sementara AK belum ditemukan.

"Diharapkan ya bisa ditemukan kembali, kita udah berharap. Kalo pun memang sudah tidak ada ya pengennya jasadnya ketemu," ucap Nur.

Nur mengatakan, sebelum ke lokasi hari ini, semalam ia dan orang tua teman korban lainnya sempat melawat ke rumah AR.

Mereka juga telah memberikan dukungan dan doa terhadap keluarga kedua korban.

Pernah Dilatih di Inggris, Gelandang Andalan Persija Tidak Kesulitan Adaptasi dengan Fakhri Husaini

Gelandang Muda Persija Jakarta Percaya Diri Bisa Tembus Tim Utama Timnas Indonesia U-19

Dua Wisatawan Asal Bandung Tewas Tenggelam Jatuh Dari Sampan Saat Berpose Waktu Difoto di Tangerang

"Udah support orang tua korban di rumahnya dari semalam, semangat, doa. Karena memang siapapun sebagai orang tua ngalamin musibah ini pastinya shock ya. Kita berdoa aja mudah-mudahan kuat ngadepin," kata orang tua murid lainnya, Wati.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi pada pukul 12.16 WIB, tim SAR gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, KPLP, Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, dan Polsek Pademangan masih berupaya mencari korban.

Sebanyak tiga unit perahu karet dan satu unit Rigid Inflatable Boat milik KPLP juga tampak dikerahkan menyisir perairan itu.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved