Daryono, Korban Kecelakaan Maut di Cipali Dinilai Sebagai Sosok yang Dermawan

Semasa hidup, Daryono yang telah tinggal puluhan tahun di Jalan Batara Guru dikenal tetangganya sebagai sosok yang baik dan dermawan.

Daryono, Korban Kecelakaan Maut di Cipali Dinilai Sebagai Sosok yang Dermawan
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Rumah Daryono (70) yang terletak di Jalan Batara Guru, RT 12/08, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (17/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, JOHAR BARU - Nama Daryono (70), warga RT 12/08, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat merupakan satu dari 12 orang korban tewas dalam kecelakaan maut di ruas Tol Cikampek Palimanan (Cipali) dini hari tadi.

Selain dirinya, sang istri yang bernama Choiriah (68), turut menjadi korban kecelakaan nahas itu.

Meski demikian, sang istri bisa lolos dari maut, sedangkan Daryono tewas seketika akibat peristiwa yang melibatkan empat kendaraan tersebut.

Semasa hidup, Daryono yang telah tinggal puluhan tahun di Jalan Batara Guru dikenal tetangganya sebagai sosok yang baik dan dermawan.

Bahkan, Suhandi, ketua RT 12/08 menuturkan, semasa hidupnya, Daryono menjadi donatur di masjid dekat rumahnya.

"Beliau orangnya dermawan, sejak dulu masih jualan di pasar sampai sekarang sudah enggak kerja lagi, dia jadi donatur tetap di masjid dekat sini," ucapnya, Senin (17/6/2019).

Diusianya yang sudah tak muda lagi, Suhandi menyebut, Daryono sering menjadi panutan bagi warganya.

"Dia juga sering ngajak jemaah di masjid menggalang dana untuk warga sini yang kesulitan keuangan," ujarnya.

"Pak Daryono sudah puluhan tahun tinggal di daerah sini, jadi tahu persis mana yang memang butuh dibantu," tambahnya.

Satpol PP Kota Depok Amankan Ratusan Botol Miras dari Gudang Penyimpanan

Selain itu, Suhandi juga mengenal Daryono sebagai sosok yang religus. Ia menyebut, selama ini Daryono tak pernah absen salat berjemaah di masjid.

"Alhamdulillah tahun lalu, beliau juga sudah naik haji bersama istrinya," kata Suhandi.

Sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Cipali KM 150+900, 12 orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Terdiri dari enam penumpang Xpander, tiga penumpang Innova dan tiga penumpang bus PO Safari.

Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Atik Suswanti, mengatakan kendaraan atau Bus Safari Dharma Raya datang dari arah Jakarta menuju ke Cirebon, diduga pengemudi diserang oleh penumpangnya sehingga kendaraan bus menyeberang ke jalur lainnya.

"Selanjutnya bus tersebut menabrak kendaraan (Toyota) Innova, menabrak kendaraan (Mitsubishi) Xpander dan kendaraan truk yang sedang melaju di jalur lain," ujar AKP Atik Suswanti, dalam keterangan tertulis, Senin (17/6/2019).

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved