Dinas Perhubungan DKI Sebut Tingkat Kemacetan Jakarta Turun 8 Persen di 2018, Ini Penyebabnya

Tingkat kemacetan Ibu Kota Jakarta menurun 8 persen pada tahun 2018 menurut hasil survei tomtom trafic index

Dinas Perhubungan DKI Sebut Tingkat Kemacetan Jakarta Turun 8 Persen di 2018, Ini Penyebabnya
TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana
Plt Kadishub DKI Jakarta Sigit Wodjatmoko, di kawasan Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Tingkat kemacetan Ibu Kota Jakarta menurun 8 persen pada tahun 2018 menurut hasil survei tomtom trafic index.

Berdasarkan data dalam situs tomtom, Jakarta sebelumnya telah menduduki peringkat ke-4 kota termacet di dunia dengan persentase sebesar 63 persen pada tahun 2017 lalu.

Namun, di tahun 2018 Jakarta menempati urutan ke-7 dengan persentase sebesar 53 persen.

"Hasil survey tom tom tersebut, adalah berdasarkan perkembangan pembangunan di bidang transportasi yang dilakukan oleh Pak Gubernur (Anies)," kata Plt Kepala Dinas Perhubungan DKI Jalarta Sigit Widjatmoko saat dikonfirmasi, Senin (17/6/2019).

Sigit mengatakan, penurunan tingkat kemacetan tersebut bisa terjadi akibat pembangunan transportasi yang saat ini terus dilakukan.

Belum lagi, ada sejumlah underpass di titik-titik Ibu kota yang kini sudah dioperasikan sejak awal tahun 2018 lalu. Seperti underpass mampang, hingga Matraman.

Ia pun menyebut bawa hal ini menjadi salah satu point penting dalam penurunan tingkat kemacetan tersebut.

"Beroperasinya beberapa underpass dan fly over yang dibangun salah satunya. Juga penutupan perlintasan sebidang Kereta Api, juga kebijakan ganjil genap (Asian Games) yang diperluas areanya dan diperpanjang waktunya," kata Sigit.

Diketahui, Dinas Perhubungan DKI Jakarta sebelumnya telah menutup sejumlah perlintasan kereta api sebidang di beberapa wilayah.

Makam Pangeran Jayakarta Terkendala Pembebasan Lahan, Ini Penjelasan Dinas Parbud DKI Jakarta

VIDEO Suasana Taman Bermain Anak di Lapangan Banteng Jakpus Saat Senja Berganti Malam

Sambut Hut Kota Jakarta, Pihak Kecamatan Taman Sari Bersih-bersih Jalan Sekitar Museum Kota Tua

Penutupan perlintasan kereta api tersebut, merupakan bagian dari rencana penutupan 19 lintasan sebidang yang telah direncanakan sejak tahun 2017 lalu.

Sigit pun mengatakan bahwa hal lain yang menyebabkan kemacetan di Jakarta berkurang lantaran adanya penataan ulang yang dilakukan di Jalan Thamrin dan Sudirman, Jakarta Pusat. Jalan protokol tersebut semakin lebar tanpa adanya jalur lambat.

"Diharapkan pada survey tahun 2019 nanti akan semakin besar persentase penurunan kemacetannya karena MRT sudah beroperasi, disusul dgn LRT, dan integrasi angkutan umum dalam program Jaklingko bersama TJ sudah berjalan," ungkap dia.

Berikut 10 besar kota termacet di dunia versi TomTom Traffic Index 2018 :

1. Mumbai (India) sebanyak 65%
2. Bogota (Kolombia) sebanyak 63%
3. Lima (Peru) sebanyak 58%
4. New Delhi (India) sebanyak 58%
5. Moscow region (Rusia) sebanyak 56%
6. Istanbul (Turki) sebanyak 53%
7. Jakarta (Indonesia) sebanyak 53%
8. Bangkok (Thailand) sebanyak 53%
9. Mexico City (Meksiko) sebanyak 52%
10. Recife (Brasil) sebanyak 49%

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved