Pilpres 2019

Dosen Asal Solo Penyebar Hoax 'Server KPU Disetting' Pindah-pindah Selama Buron, Ingin Terkenal

Pria berinisial WN viral karena muncul di video dan menyebut server KPU sudah disetting memenangkan capres-cawapres 01. Kini ia sudah ditangkap.

Dosen Asal Solo Penyebar Hoax 'Server KPU Disetting' Pindah-pindah Selama Buron, Ingin Terkenal
Kompas.com/Devina Halim
Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Rickynaldo Chairul (paling kiri) saat konferensi pers di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pria berinisial WN sempat viral karena muncul di video dan menyebut server KPU sudah disetting memenangkan capres-cawapres 01.

Setelah dua bulan menjadi buron WN ditangkap anggota Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Pengakuan WN di video viral membuat KPU RI bereaksi dan membuat laporan ke Bareskrim Polri.

Polisi menciduk WN pada 11 Juni pukul 21.45 WIB di Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

WN pun sudah ditahan.

Belakangan diketahui WN berprofesi sebagai dosen IT di dua perguruan tinggi di Solo, Jawa Tengah.

Komisioner KPU RI melaporkan tiga akun penyebar hoax atau kabar bohong, satu di antara alat buktinya video WN yang viral beredar.

Pengakuan WN diakui KPU RI merugikan karena informasi yang disebar tak benar.

"Saya bulan Januari ke Singapura karena ada kebocoran data. Ini tak buka saja, 01 sudah membuat angka 57%," ucap WN di video yang viral.

Lantaran perbuatannya, WN terancam 10 tahun pidana penjara dengan denda paling banyak Rp 750 juta.

Halaman
1234
Penulis: Y Gustaman
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved