Gerindra Buka Peluang M Taufik Diajukan Jadi Cawagub DKI

Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Abdul Ghoni menyebutkan kemungkinan partai pengusung wagub DKI Jakarta kembali menyodorkan nama baru.

Gerindra Buka Peluang M Taufik Diajukan Jadi Cawagub DKI
Tribunnews.com/Dennis Destryawan
Ketua Seknas Prabowo-Sandi, M Taufik 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Abdul Ghoni menyebutkan kemungkinan partai pengusung wagub DKI Jakarta kembali menyodorkan nama baru di detik-detik terakhir jelang pemilihan.

Hal tersebut, bisa saja terjadi apabila rapat paripurna pemilihan kandidat wagub DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno itu tak juga mencapai keputusan yang kuorum saat dilaksanakan.

Menurut Abdul Ghoni, DPRD DKI Jakarta akan memberikan tenggang waktu selama 10 hari kedepan untuk digelar kembali paripurna pemilihan tersebut.

"Lihat saja nanti, kalau sudah mengarah mencapai paripurna pemilihan, terus sekali itu tidak kuorum diberikan waktu 10 hari. 10 hari selanjutnya nggak kuorum (lagi) berarti ada pengajuan nama baru. Berarti kan nggak diterima," kata Abdul Ghoni, Senin (17/6/2019).

Sejauh ini, sudah ada dua nama yang diajukan ke DPRD DKI Jakarta oleh kedua partai pengusung yakni Gerindra dan PKS.

Politikus PKS Ahmad Syaikhu Terancam Kehilangan Kesempatan Jadi Cawagub DKI

Sandiaga Uno Mengaku Punya Kesamaan dengan Cawagub DKI Ahmad Syaikhu

Dua kader tersebut, diantaranya adalah Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto dari PKS. Keduanya direncanakan akan diparipurnakan pada 22 Juli 2019 mendatang.

Abdul Ghoni pun tak menutup kemungkinan jika nama M taufik dari Gerindra kembali diajukan dalam daftar cawagub DKI Jakarta.

"(Jika tidak terpilih) Iya harus nama baru. Nanti bakal tertuang di Tatib. Aturannya begitu. (Gerindra) Ada bang Taufik (M Taufik), banyak lah. Bang Taufik layak, dia di organisasi dan politik sudah mumpuni. Dia mantan Ketua KPU DKI, sudah tahu dia lembah-lembah di DKI ini," paparnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved