Keluarga Duga Karyawati Bank Syariah Mandiri Jadi Korban Pembunuhan dan Perampokan, Ini Indikasinya

Keluarga Santi Devi Malau berharap pihak kepolisian segera mengungkap misteri serta menangkap pelaku pembunuhan karyawati Bank Syariah Mandiri itu.

Keluarga Duga Karyawati Bank Syariah Mandiri Jadi Korban Pembunuhan dan Perampokan, Ini Indikasinya
DOK.KELUARGA KORBAN
Jenazah almarhumah Santi Devi Malau (25), karyawan Bank Mandiri Syariah Tapanuli Tengah yang diduga kuat korban pembunuhan dimakamkan di TPU dekat kediamannya di Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (15/6/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, TAPANULI TENGAH - Keluarga Santi Devi Malau berharap pihak kepolisian segera mengungkap misteri serta menangkap pelaku pembunuhan karyawati Bank Syariah Mandiri itu.

"Kami berharap pihak kepolisian dapat secepatnya mengungkap misteri kematian kakak kami ini," ujar Alex, adik kandung korban yang diceritakan paman korban Zulfadli Tambunan.

Keluarga menduga, selain menjadi korban pembunuhan, Santi merupakan korban perampokan.

Indikasi itu terlilhat dari hilangnya satu unit ponsel merek Iphone milik korban.

"Kami dari pihak keluarga meminta agar pihak kepolisian dapat melacak Iphone korban yang hilang pasca-kejadian. Karena di dalam HP itu pasti banyak hal-hal yang bisa dijadikan bukti dan petunjuk kuat," ujar paman korban, Zulfadli, saat dihubungi, Senin (17/6/2019).

Kapolres Tapteng AKBP Sukamar mengatakan, pihaknya sudah mengantongi identitas terduga pelaku. Saat ini polisi masih melakukan pengejaran.

"Masih dilakukan pengembangan dan pelaku masih dalam pengejaran," ujarnya.

Harapan Bank Syariah Mandiri

PT Bank Syariah Mandiri (BSM) berharap peristiwa meninggalnya karyawati mereka, Santi Devi Malau di Pandan, Tapanuli Tengah (Tapteng) segera terungkap.

“Kami sangat berduka dan kehilangan atas meninggalnya saudari Santi Devi Malau," kata Corporate Secretary Mandiri Syariah Ahmad Reza, dalam keterangan resminya, Minggu (17/6/2019).

Halaman
1234
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved