Korban Kecelakaan Maut di Tol Cipali Sempat Video Call dengan Keluarga di Rumah

Momen itu jadi kontak terkahir keluarga dengan korban yakni Heruman (59) dan Reza Pahlevi (22).

Korban Kecelakaan Maut di Tol Cipali Sempat Video Call dengan Keluarga di Rumah
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Rumah duka korban kecelakaan maut di Ruas Tol Cipali di Taman Wisma Asri, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI UTARA - Korban Kecelakaan maut di ruas Tol Cikampek Palimanan (Cipali) KM 150+900, sempat menghubungi keluarga melalui video call.

Momen itu jadi kontak terkahir keluarga dengan korban yakni Heruman (59) dan Reza Pahlevi (22).

Febri Dwi Prayogi (28), anak kandung Heruman mengatakan, ayah dan adik kandungnya tengah menempuh perjalanan pulang dari pergi berlibur di kawasan Dieng Wonosobo.

"Liburan bareng keluarga besar sama sepupu, paman sama bibi juga, ada dua mobil berangkat ayah saya nyupirin mobil Xpander merah, mobil satunya lagi paman saya naik Pajero," kata Febri di rumah duka di Perumahan Taman Wisma Asri, Bekasi Utara, Senin (17/6/2019).

Korban bertolak dari Bekasi menuju Tempat Wisata Dieng Wonosobo sejak Kamis, (13/6/2019). Ketika telah tiba di tempat wisata, korban sempat menghubungi keluarga di rumah pada Jumat (14/6/2019).

"Video call ke sepupu di rumah kalau mereka udah sampe lagi di Dieng, sambil makan, terakhir itu aja kasih kabar," jelas dia.

Dua orang korban Heruman dan Reza berkendara menggunakan mobil Mitsubishi Xpander B 9173 PI bersama empat orang penumpang lainnya yang merupakan sepupu, Rafi (22), Radit (22), Dafa (21) dan Irfan (22).

Adapun jenazah korban hingga pukul 16.00 WIB masih dalam perjalanan dari RS Cideres Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Pemkot Jaktim Berencana Hadirkan Food Court dan Toko Souvenir di Lingkungan Makam Pangeran Jayakarta

Rencananya, Heruman dan Reza dikebumikan di TPU Perwira, Bekasi Utara.

Sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Cipali KM 150+900, 12 orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Terdiri dari enam penumpang Xpander, tiga penumpang Innova dan tiga penumpang bus PO Safari.

Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Atik Suswanti, mengatakan kendaraan atau Bus Safari Dharma Raya datang dari arah Jakarta menuju ke Cirebon, diduga pengemudi mengantuk atau kurang antisipasi, sehingga kendaraan bus menyeberang ke jalur lainnya.

"Selanjutnya bus tersebut menabrak kendaraan (Toyota) Innova, menabrak kendaraan (Mitsubishi) Xpander dan kendaraan truk yang sedang melaju di jalur lain," ujar AKP Atik Suswanti, dalam keterangan tertulis, Senin (17/6/2019).

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved