Korban Kerusuhan Aksi 22 Mei Masih Dirawat di RS Polri Kramat Jati, Komnas HAM: Belum Bisa Ditanya

"Dia aja belum bisa menjelaskan apa-apa, baru duduk sebentar sudah keringat dingin. Belum bisa ditanyain lah. Pelan-pelan lah," ujarnya.

Korban Kerusuhan Aksi 22 Mei Masih Dirawat di RS Polri Kramat Jati, Komnas HAM: Belum Bisa Ditanya
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Ahmad Taufan Damanik Ketua Komnas HAM saat dijumpai di kediaman almarhum Abdul Hakim Garuda Nusantara, di Perumahan Kemang Regensi, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI- Markus Ali, korban aksi 22 Mei yang diduga terluka akibat dikeroyok aparat hingga kini masih terbaring lemah di RS Polri Kramat Jati dan entah kapan baru diizinkan pulang.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan Markus termasuk satu dari tiga korban peserta aksi 22 Mei di Bawaslu RI yang terluka dan harus dirawat inap di RS Polri Kramat Jati.

"Masih lemah. Tapi yang Halim mau pulang hari ini, Akbar juga sebentar lagi bisa pulang," kata Ahmad Taufan Damanik di RS Polri Kramat Jati, Senin (17/6/2019).

Merujuk hasil pemeriksaan RS Polri Kramat Jati, Taufan menyebut Markus masih dirawat inap karena mengidap penyakit dalam.

Saat dibesuk tadi, teman tersangka provokator Andi Bibir itu belum bisa berbicara banyak, terlebih menjelaskan kronologis pengeroyokan yang dialami.

"Dia aja belum bisa menjelaskan apa-apa, baru duduk sebentar sudah keringat dingin. Belum bisa ditanyain lah. Pelan-pelan lah," ujarnya.

Kecelakaan Cipali: Korban Lewati Masa Kritis, Amsor Serang Sopir Bus Karena Mengaku Hendak Dibunuh

Mengenal Fani, Gadis 23 Tahun Asal Sampit Juara Pertama MasterChef Indonesia 2019 Season 5

Cerita Aria Permana Saat Pengobatan di Jepang: Gunakan 2 Kursi Pesawat Hingga Berkeliling Naik Troli

Perihal kondisi Akbar dan Halim, Taufan menjelaskan Halim yang mengalami luka retak di bagian tangan bakal segera dijemput keluarganya ke Pangkalpinang.

Sementara Akbar menderita luka trauma di kepala kini kondisinya juga sudah membaik dan diperkirakan segera menjelaskan kronologis kejadian yang menimpa mereka.

"Kalau sudah tenang bisa kita tanya kronologi kejadian seperti apa. Yang masih dirawat di sini tinggal 3," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved