Pulang dari Inggris, Bagus Kahfi Cerita Pengalaman Unik Saat Berlatih di Quens Park Rangers

Bagus Kahfi menceritakan bagaimana keseruan menjalani trial bersama klub kasta kedua Liga Inggris, Queens Park Rangers (QPR).

Pulang dari Inggris, Bagus Kahfi Cerita Pengalaman Unik Saat Berlatih di Quens Park Rangers
TribunJakarta.com/Wahyu Septiana
Penyeran andalan Timnas Indonesia U-19, Amiruddin Bagus Kahfi saat ditemui selepas mengikuti pemusatan latihan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Senin (17/6/2019). (TribunJakarta/Wahyu Septiana) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG - Empat pemain Indonesia yakni Bagus Kahfi, Brylian Aldama, Mochammad Supriadi, dan Fajar Faturrahman mendapatkan kesempatan berharga dengan mengikuti trial di klub kasta kedua Liga Inggris, Queens Park Rangers (QPR).

Kesempatan trial itu diberikan setelah keempat pemain itu berhasil menampilkan permainan gemilang saat mengikuti program Garuda Select.

Bagus Kahfi menceritakan bagaimana keseruan menjalani trial bersama finalis Piala FA edisi 1982 tersebut.

Menurut Bagus, selama satu pekan menjalani latihan di QPR diberikan materi latihan berbeda dari sebelum-sebelumnya di Indonesia.

Tempat latihan yang dimiliki klub bermarkas di London itu mempunyai fasilitas yang sangat canggih dan lengkap.

Hal itu membuat para pemain yang menjalani latihan semakin bersemangat saat mendapatkan arahan dari tim pelatih di lapangan.

"Senang bangat bisa dikasih kesempatan latihan di sana (QPR). Apalagi fasilitas latihannya luar biasa sekali, beda bangat dengana asia," ucap Bagus Kahfi saat ditemui di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Senin (17/6/2019).

Lebih lanjut, Bagus mengatakan filosopi bermain yang diterapkan QPR selama latihan menggunakan sentuhan bola-bola pendek dari kaki ke kaki.

Merumput Bersama Tim Garuda Select, Bagus Kahfi Akui Kualitas Permainannya Meningkat di Lapangan

Pulang dari Inggris, Pemain Jebolan Garuda Select Diproyeksikan Masuk ke Tim Senior Persija Jakarta

Pemain berusia 17 tahun itu mengatakan tim pelatih akan bersikap tegas dengan memberikan teguran kepada pemain yang menggunakan bola-bola panjang.

"Yang bisa dipetik dari hasil latihan di QPR adalah permainan mereka menggunakan bola-bola pendek. Misalnya di lapangan ada main bola-bola atas ditegur dan diingatkan," tutur pemain kelahiran Magelang tersebut.

Pengalaman berlatih di QPR tentunya bisa menjadi modal berharga bagi karier Bagus Kahfi di dunia si kulit bundar.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved