Aksi 22 Mei

Bongkar Ajakan 'Silaturahmi' ke Rumah Luhut hingga Adian, Hermawan Sulistyo: Bawa Mercon Diberi Paku

Hermawan Sulistyo mengungkapkan ada ajakan yang tersebar di kalangan perusuh untuk 'bersilaturahmi' ke rumah sejumlah tokoh nasional.

Bongkar Ajakan 'Silaturahmi' ke Rumah Luhut hingga Adian, Hermawan Sulistyo: Bawa Mercon Diberi Paku
YouTube Kompas TV
Hermawan Sulistyo saat menjadi narasumber di acara Kompas Petang, pada Senin (17/6/2019). 

"Yang preman-preman ini maksudnya?" tanya Aiman.

Hermawan Sulistyo enggan menyebut perusuh tersebut sebagai preman.

Ia menila perusuh-perusuh itu terdiri dari beberapa elemen.

"Iya, saya tidak menyebut preman, ronin, misionaris, yang kombinasi antara duit, idealisme, dan jagoanisme," terang Hermawan Sulistyo.

SBY Cium Tangan Putri Bungsu Ibas, Aliya Rajasa Beberkan Pesan Ani Yudhoyono: Ya Allah Beri Kekuatan

Video Call dengan Artis Pria Ini Disela Liburannya, Ayu Ting Ting: Aku Selalu Mencintaimu

"Ronin kalau dia enggak punya tuan, kalau dia punya tuhan misionaris,"

"Yang bisa bergerak tapi punya skill," tambahnya.

Hermawan Sulistyo menilai polisi tak dapat memproses temuannya, terkait ajakan 'silaturahmi' di kalangan perusuh.

Pasalnya menurut aktivis 98 itu, di pengadilan para pihak yang terlibat dapat dengan mudah berkelit.

"Apa yang terjadi? ya engga bisa (polisi memperoses re)," ucap Hermawan Sulistyo.

Nilai UNBK Pelajaran Bahasa Indonesia Putrinya Jadi Perbincangan, Ridwan Kamil Tanggapi Begini

Di Tengah Salju Rafathar Malah Kenakan Ini, Raffi Ahmad & Nagita Ngomel: Belagu Banget Itu Anak

"Dengan mudah nanti di pengadilan, 'masa silahturahmi enggak boleh?',"

Halaman
1234
Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved