Aksi 22 Mei

Bongkar Ajakan 'Silaturahmi' ke Rumah Luhut hingga Adian, Hermawan Sulistyo: Bawa Mercon Diberi Paku

Hermawan Sulistyo mengungkapkan ada ajakan yang tersebar di kalangan perusuh untuk 'bersilaturahmi' ke rumah sejumlah tokoh nasional.

Bongkar Ajakan 'Silaturahmi' ke Rumah Luhut hingga Adian, Hermawan Sulistyo: Bawa Mercon Diberi Paku
YouTube Kompas TV
Hermawan Sulistyo saat menjadi narasumber di acara Kompas Petang, pada Senin (17/6/2019). 

"Padahal silaturahmi bawa mercon yang dikasih paku," tambahnya.

Saat ditanya perihal seberapa banyak perusuh yang mendapatkan ajakan 'silaturahmi' itu, Hermawan Sulistyo enggan menjawab.

"Ya engga tahu saya kan bukan bagian dari mereka," katanya sambil tertawa.

Liburan di Eropa, Ayu Ting Ting Sempatkan Video Call dengan Artis Pria Ini: Aku Selalu Mencintaimu

Naik Ojol Demi Isi Tausiyah di Kemenag, Quraish Shihab Bisikkan Ini & Buat Lukman Hakim Amat Terharu

Hermawan Sulistyo kemudian menegaskan rencana soal pembunuhan tokoh nasional tak terhenti sejak polisi mengadakan konfrensi pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, pada Senin (27/5/2019) silam.

"Jadi setelah polisi mengadakan konfrensi pers itu masih berlanjut (rencana pembunuhan re)?" tanya Aiman.

"Iya," jawab Hermawan Sulistyo.

"Masihlah Ini belum selesai, ronin masih banyak, duit masih banyak" tambahnya.

SIMAK VIDEONYA:

 Hermawan Sulistyo  Sebut Kivlan Zen Jujur Mau Membunuhnya

Pengamat politik sekaligus Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Kapuskambas UBJ) Hermawan Sulistyo membeberkan soal pengakuan Kivlan Zen di acara peluncuran buku Fadli Zon di tahun 1998.

Kala itu menurut Hermawan Sulistyo, Kivlan Zein berkata blak-blakan ingin membunuh dirinya.

Hal tersebut disampaikan Hermawan Sulistyo saat menjadi narasumber di acara Kompas Petang, pada Senin (17/6/2019).

Awalnya Hermawan Sulistyo tengah membahas soal dalang kerusuhan aksi 22 Mei 2019 silam.

Saat ditanya hubungan Kivlan Zen dengan kerusuhan tersebut, Hermawan Sulistyo menceritakan soal pengalaman pribadinya.

"Ini pengalaman pribadi tahun 98 disebuah forum publik di peluncuran bukunya Fadli Zon," kata Hermawan Sulistyo dikutip TribunJakarta.comn.

Ia menjelaskan kala itu Kivlan Zen mengaku selama satu bulan mencari dirinya untuk dibunuh.

SBY Cium Tangan Putri Bungsu Ibas, Aliya Rajasa Beberkan Pesan Ani Yudhoyono: Ya Allah Beri Kekuatan

Dihujat Karena Bersandar di Dada Raffi Ahmad di Klub Malam, Sahabat Gisel Malah Tertawa: Bah Kocak!

TONTON JUGA

"Kivlan menyebut 'saya satu bulan mencari Mas Kiki untuk saya bunuh'," ucap Hermawan Sulistyo.

Aiman pembawa acara Kompas Petang dibuat heran dengan pernyataan Hermawan Sulistyo.

"Tunggu sebentar, tungggu sebentar," kata Aiman.

"Tahun 98, ini pengakuan pada saat peluncuran bukunya Fadli Zon," jelas Hermawan Sulistyo.

Hermawan Sulistyo kemudian membeberkan percakapannya dengan Kivlan Zen di acara tersebut.

Video Call dengan Artis Pria Ini Disela Liburannya, Ayu Ting Ting: Aku Selalu Mencintaimu

Nilai UNBK Pelajaran Bahasa Indonesia Putrinya Jadi Perbincangan, Ridwan Kamil Tanggapi Begini

Ia bertanya mengapa rencana Kivlan Zen untuk membunuhnya tak terealisasi.

Kivlan Zen menjelaskan hal tersebut terjadi karena ia kesulitan untuk mencari keberadaan Hermawan Sulistyo.

"Terus saya tanya kenapa enggak mati saya?" ujar Hermawan Sulistyo.

"Enggak ketemu-ketemu susah nyari saya," katanya lagi meniru ucapan Kivlan Zen.

Tak cuma itu, Hermawan Sulistyo juga bertanya soal mengapa Kivlan Zen tak kembali mencoba untuk membunuhnya.

Di Tengah Salju Rafathar Malah Kenakan Ini, Raffi Ahmad & Nagita Ngomel: Belagu Banget Itu Anak

Liburan di Eropa, Ayu Ting Ting Sempatkan Video Call dengan Artis Pria Ini: Aku Selalu Mencintaimu

Kivlan Zen mengaku karena ia telah dicopot dari jabatannya.

"Terus kenapa berhenti usahannya?" ucap Hermawan Sulistyo.

"Saya dicopot," imbuhnya kembali meniru Kivlan Zen.

Hermawan Sulistyo menegaskan hal tersebut adalah masa lalu dan saat ini keadaan sudah berubah.

"Tapi beliau bilang itu dulu," jelas Hermawan Sulistyo.

Naik Ojol Demi Isi Tausiyah di Kemenag, Quraish Shihab Bisikkan Ini & Buat Lukman Hakim Amat Terharu

Ridwan Kamil Bagikan Foto Hasil UNBK Sang Putri, Nilai Pelajaran Bahasa Indonesia Jadi Perbincangan

"Sekarang sudah lain," tambahnya.

Ia menjelaskan di acara peluncuran buku Fadli Zon kala itu, dirinya dan Kivlan Zen berperan sebagai pembicara.

"Saya pembicara waktu itu," tuturnya.

Aiman seolah tak percaya, ia mengatakan bisa saja pernyataan Kivlan Zen soal rencana pembunuhan itu hanya candaan semata.

Namun Hermawan Sulistyo menyakini hal tersebut benar adanya.

"Bukan bercanda?" tanya Aiman.

Gaya Pakaian Rafathar di Bandara Buat Raffi Ahmad Geleng Kepala saat Jemput Mama Rieta

IPW Sebut Ada Big Dalang di Kerusuhan 22 Mei: Dia Pengusaha dan Orang Partai Politik

"Enggak kok, di ruang publik kok," jawab Hermawan Sulistyo.

"saya memang tahu saat itu saya dicari-cari," tambahnya.

Saat ditanya motivasi Kivlan Zen berniat membunuh Hermawan Sulistyo, aktivis 98 itu hanya tertawa.

"Engga tahu kok saya penonton innoncent," kata Hermawan Sulistyo.

"Tanya Kivlan lah," tambahnya.

SIMAK VIDEONYA:

Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved