Pilpres 2019

Ini Alasan Figa Lesmana, Rela Panas-panasan Ikut Kawal Sidang MK Gunakan Kostum Captain Marvel

Perempuan tersebut bernama Figa Lesmana, yang sangat mengagumi Captain Marvel, sebuah film fiksi yang tayang di bioskop belum lama ini.

Ini Alasan Figa Lesmana, Rela Panas-panasan Ikut Kawal Sidang MK Gunakan Kostum Captain Marvel
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Perempuan yang mengenakan kostum Captain Marvell, Figa Lesmana (kiri), usai wawancara dengan TribunJakarta.com, di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Perempuan ini sangat mengagumi sosok pahlawan heroik Captain Marvel.

Tak ayal, dirinya mengenakan kostum yang serupa dengan sang Captain Marvel untuk mengawal sidang kedua sengketa hasil Pilpres 2019, yang tengah berlangsung di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Perempuan tersebut bernama Figa Lesmana, yang sangat mengagumi Captain Marvel, sebuah film fiksi yang tayang di bioskop belum lama ini.

Figa, sapaannya, mengaku tergabung dalam Komunitas Pecinta Hero Indonesia (KPHI).

Bersama teman-temannya, Figa tampak kompak mengenakan kostum-kostum tokoh film Avengers.

Bawa Spanduk Kami Tolak Kerusuhan Avengers Amankan Sidang Sengketa Pemilu di Gedung MK

"Kita sebagai pecinta-pecinta heroik, cuma mau menunjukkan kalau Indonesia tuh bisa tenang, bisa damai. Soalnya, hero itu kan kayak pahlawan-pahwalan yang memberikan kedamaian supaya Indonesia bisa menjadi lebih damai, intinya sih itu. Jadi, jangan ada yang rusuk selama sidang MK berlangsung," kata Figa, di kawasan Jalan Medan Barat, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2019).

"Jadi kenapa saya cinta dengan heroik Captain Marvel ya supaya bisa menunjukkan kepada masyarakat Indonesia kalau super hero tuh juga bisa menunjukkan kalau Indonesia bisa damai lah. Tidak ada kerusuhan," lanjutnya.

Dia berharap, agar bangsa Indonesia lebih cinta damai dan tak ada lagi kerusuhan.

"Saya, hrapannya supaya agar Indonesia lebih damai, dengan adanya hero-hero atau pahlawan negara lainnya, tidak ada lagi kerusuhan," katanya kepada TribunJakarta.com.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved