Pilpres 2019

Jadi Simbol Keamanan dan Ketertiban, Ondel-Ondel Ikut Aksi Massa Kawal Sidang Sengketa Pilpres di MK

Ayub, peserta aksi menuturkan, aksi yang dilakukan di sekitar patung kuda ini bukanlah merukan aksi demo, melainkan gelar budaya.

Jadi Simbol Keamanan dan Ketertiban, Ondel-Ondel Ikut Aksi Massa Kawal Sidang Sengketa Pilpres di MK
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Massa aksi dan ondel-ondel yang berorasi di sekitar kawasan patung kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sejumlah massa aksi kembali mendatangi kawasan patung kuda untuk mengawal sidang lanjutan gugatan sengketa pemilu atau Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

Ada yang unik dalam aksi ini dimana ada sepasang Ondel-ondel yang ikut serta menyuarakan aspirasi mereka di sekitar Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat.

Pada bagian belakang Ondel-ondel bermuka merah tampak terpasang spanduk bertuliskan 'Ane cinte NKRI, Ane kagak demen pejabat yang tukang bo'ong dan curang'.

Ayub, peserta aksi menuturkan, aksi yang dilakukan di sekitar patung kuda ini bukanlah merukan aksi demo, melainkan gelar budaya.

Ada Sidang Sengketa Pilpres di Gedung MK, Transjakarta Lakukan Pengalihan Jalur di Sejumlah Koridor

"Seluruh rakyat Indonesia dan dunia saat ini sedang berfokus pada Mahkamah Konstitusi (MK), untum itu hari ini kami laksanakan Gelar Budaya Konstitusi Indonesia," ucap Ayib dalam orasinya, Selasa (18/6/2018).

Ia menjelaskan, kebudayaan betawi dipilih dalam aksi ini lantaran Jakarta dianggap merepresentasikan Indonesia dimana di kota tersebut tinggal masyarakat dari berbagai suku, ras, dan agama.

"Betawi cumup merepresentasikan Indonesia, semua etnis, suku, dan ras berkumpul disini," ujarnya.

Ingin Rapat di Kantor, Pegawai Ini Bingung Lewati Blokade di Jalan Medan Merdeka Barat

Tak hanya itu, kesenian ondel-ondel juga dipilih lantaran disebut melambangkan kekuatan yang mampu memelihara keamanan dan ketertiban.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 11 tahun 2017 tentang ikon budaya betawi.

"Menurut Pergub DKI tahun 2017, Ondel-ondel perlambangan kekuatan yang mampu memelihara keamanan dan ketertiban," kata Ayub.

"Sosok ondel-ondel itu tegas, berani, tegar, jujur, dan anti manipulasi," tambahnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved