Pedagang Sebut Penjualan Emas Lesu Pasca Lebaran

Rico mengatakan saat ini harga jual emas yang lagi naik juga menjadi salah satu alasan banyak yang menjual emasnya.

Pedagang Sebut Penjualan Emas Lesu Pasca Lebaran
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Rico, pedagang emas di Pasar Slipi, Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM,  PALMERAH - Para pedagang emas mengaku pasca lebaran lebih banyak masyarakat yang datang untuk menjual emasnya ketimbang yang membeli.

Rico, pedagang emas di Pasar Slipi, Jakarta Barat mengatakan hal itu memang lazim terjadi tiap pasca lebaran.

"Memang normal sih, kalau habis lebaran mungkin karena uangnya habis banyak mereka pada jual emasnya. Perbandingannya bisa sampai 3 banding 1 antara yang beli," kata Rico, Selasa (18/6/2019).

Rico mengatakan saat ini harga jual emas yang lagi naik juga menjadi salah satu alasan banyak yang menjual emasnya.

"Harga jual itu macam-macam tergantung karatnya. Kalau yang 24 karat Rp 450 ribu per gram," katanya.

Nasib Sensen Komara: Mengaku Sebagai Presiden Pusat NKRI, Kini Jadi Tersangka Penistaan Agama

Hal senada disampaikan Armen yang juga pedagang emas di Pasar Slipi

Dikatakannya, harga emas dunia yang saat ini sedang naik membuat masyarakat cenderung menahan untuk tak membeli emas.

"Makanya sekarang penjualan lesu, mungkin awal bulan baru mulai stabil lagi. Masyarakat lebih utamakan beli kebutuhan pokok dulu. Kalau emas ini kan bukan barang pokok jadi masyarakat berpikir panjang sebelum belinya," katanya.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved