Pengalaman Unik Selama di Inggris, Brylian Aldama Saksikan Pencopetan

Namun, masyarakat disekeliling area kasus pencopetan itu tidak mengejar dan merespon adanya kejadian tersebut.

Pengalaman Unik Selama di Inggris, Brylian Aldama Saksikan Pencopetan
TRIBUNJAKARTA.COM/WAHYU SEPTIANA
Gelandang muda jebolan Garuda Select, Brylian Aldama saat ditemui setelah mengikuti program pemusatan latihan dan seleksi Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Selasa (18/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG- Pemain muda andalan Indonesia, Brylian Aldama mempunyai cerita unik sekaligus horor pada saat menjalani program Garuda Select di Inggris.

Garuda Select merupakan program yang dibuat oleh PSSI untuk mengembangkan pemain muda di bawah usia 17 tahun dengan berlatih di Inggris selama enam bulan.

Para pemain Garuda Select mendapatkan pelatihan berstandar Eropa dan juga menjalani sederet pertandingan menghadapi tim-tim kuat di Inggris.

Selama enam bulan berada di Inggris, Brylian Aldama mengaku mendapatkan cerita unik selama menjalani program Garuda Select.

Saat berada di luar agenda latihan, para pemain mendapatkan waktu untuk berjalan-jalan menikmati suasana keseharian di beberapa kota di Inggris.

Dalam suatu waktu, saat pemain Garuda Select berjalan-jalan di salah satu wilayah di Inggris melihat seseorang mengalami kejadian pencopetan.

Namun, masyarakat disekeliling area kasus pencopetan itu tidak mengejar dan merespon adanya kejadian tersebut.

"Pernah ada kejadian saat kita lagi jalan-jalan ada kejadian yang dicopet, tapi respon semua orang disekelilingnya hanya melihat saja tidak ada yang membantu," ujar Brylian Aldama bercerita pengalaman uniknya di Inggris, Selasa (18/6/2019).

Pascalebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional Slipi Stabil Namun Pembeli Belum Normal

VIDEO Ditemani Atiqah Hasiholan, Ratna Sarumpaet Siap Bacakan Pembelaan Kasus Berita Bohong

Penyerang Sopir Bus di Tol Cipali Adalah Seorang Sekuriti di Gandaria: Menderita Luka Berat

Pengalaman unik lainnya yang didapat Brylian Aldama bersama rekan-rekannya di Inggris adalah di wilayah tempat menjalani pemusatan latihan terdapat kasus pembunuhan.

Bahkan, kasus pembunuhan yang terjadi dalam satu pekan hingga memakan enam korban jiwa.

"Sempat juga di Inggris dalam satu minggu ada enam pembunuhan. Makanya anak-anak sempat beberapa hari enggak boleh keluar rumah," tutur pemain Persebaya Surabaya tersebut.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved