Perampokan Toko Emas di Balaraja Tak Buat Pedagang Emas di Pasar Tradisional Khawatir

Mereka cukup menyimpan emas dagangannya itu di dalam brankas yang dimiliki di setiap toko.

Perampokan Toko Emas di Balaraja Tak Buat Pedagang Emas di Pasar Tradisional Khawatir
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Armen, pedagang emas di Pasar Slipi, Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM,  PALMERAH - Perampokan toko emas di Balaraja, Tangerang, pada Sabtu (15/6/2019) tak membuat pedagang emas di Pasar Tradisional khawatir.

Seperti yang diucapkan para pedagang emas di Pasar Slipi, Jakarta Barat. 

Di tempat ini, sejumlah pedagang emas mengaku tidak melengkapi tokonya dengan kamera CCTV atau pun teralis besi.

Mereka cukup menyimpan emas dagangannya itu di dalam brankas yang dimiliki di setiap toko.

"Di sini enggak pakai CCTV atau teralis, cuma pakai brankas aja. Jadi setiap mau turup seluruh emas saya masuki brankas," kata Armen, pedagang emas di Pasar Slipi kepada TribunJakarta.com, Selasa (18/6/2019).

Armen mengatakan keberadaan brankas memang sudah menjadi semacam SOP bagi setiap toko emas.

"Tiap toko emas itu pasti ada brankas karena enggak mungkin kan malingnya itu kabur sambil angkat brankas. Untuk dibobolnya juga sangat sulit," kata Armen.

Berbeda dengan pedagang lain yang memilih toko di bagian depan pasar, Armen menyebut pedagang umum justru lebih memilih toko di bagian dalam pasar.

Hal itu, kata dia lantaran dirasakan lebih aman.

Halaman
12
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved