Perampokan Toko Emas di Balaraja Tak Buat Pedagang Emas di Pasar Tradisional Khawatir

Mereka cukup menyimpan emas dagangannya itu di dalam brankas yang dimiliki di setiap toko.

Perampokan Toko Emas di Balaraja Tak Buat Pedagang Emas di Pasar Tradisional Khawatir
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Armen, pedagang emas di Pasar Slipi, Jakarta Barat. 

"Kalau yang diluar itu lebih rawan karena maling bisa gampang langsung kabur. Tapi kalau yang di dalam pasar itu kan lebih aman," tuturnya.

Senada dengan Armen, Rico mengaku tak khawatir dengan adanya kejadian perampokan terhadap toko emas.

Ia menuturkan, lokasi dagangnya yang berada di keramaian pasar dianggapnya menjadikan lebih aman.

Begini Cara Mematikan Kolom Komentar Insta Story Di Instagram!

Simak Kriteria yang Diberikan Iis Dahlia Untuk Calon Pasangan Anaknya, Devano Danendra

Pernah Habiskan Rp 20 Juta Sehari, Devano Danendra Diajarkan Iis Dahlia Agar Mengatur Keuangan

"Disini saya cuma pakai brankas aja. Enggak ada kekhawatiran ekstra karena namanya kerampokan itu emang sudah menjadi resiko dari pedagang, apalagi pedagang emas," katanya.

Diberitakan ebelumnya, toko emas Permata di Jalan Raya Serang, Kampung Cariu, Desa Talagasari, Balaraja, Kabupaten Tangerang pada Sabtu (15/6/2019).

Aksi perampok yang terekam kamera CCTV itu berhasil menggasak 6 kilogram emas dengan total kerugian mencapai Rp 1,6 miliar.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved