Perubahan Kuota Zonasi dan Info Hoaks Jadi Faktor Membludaknya Pendaftar di SMAN 1 Depok

Supyana menjelaskan, faktor pertama disebabkan oleh perubahan dalam kuota zonasi hingga menyebabkan animo pendaftar yang datang semakin tinggi.

Perubahan Kuota Zonasi dan Info Hoaks Jadi Faktor Membludaknya Pendaftar di SMAN 1 Depok
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Antrean orang tua yang hendak mendaftarkan anaknya di SMAN 1 Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Hari kedua penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat sekolah menengah atas (SMA) di SMAN 1 Depok masih membludak seperti hari pertama.

Sejak subuh, para orang tua dan anaknya yang hendak mendaftar PPDB di SMAN 1 Depok terus berdatangan.

Kepala Sekolah SMAN 1 Depok Supyana menuturkan, membludaknya calon peserta didik tersebut disebabkan dua faktor.

Supyana menjelaskan, faktor pertama disebabkan oleh perubahan dalam kuota zonasi hingga menyebabkan animo pendaftar yang datang semakin tinggi.

"Tahun lalu zonasi hanya 10 persen dan itu menggunakan radius 300 meter dari sekolah, tapi sekarang mencapai 90 persen dengan menggunakan titik koordinat," kata Supyana di SMAN 1 Depok, Pancoran Mas, Selasa (18/6/2019).

Hingga siang ini, Supyana menuturkan sudah ada 1200 calon peserta didik baru yang datang dan mendaftar di SMAN 1 Depok.

Sesosok Mayat Ditemukan di Pelabuhan Sunda Kelapa, Diduga Remaja yang Tenggelam di Ancol

Lanjut Supyana, faktor k-dua yang menyebabkan membludaknya antrean pendaftar adalah karena adanya informasi hoaks yang tersebar, hingga menyebabkan salah persepsi.

"Jadi kan ada informasi yang datang mendaftar duluan akan diprioritaskan diterima, padahal tidak ada pengumuman begitu. Itu hanya berita hoaks saja," pungkasnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved