Perwakilan Pemilik Rumah Mewah Bekas Pembunuhan Satu Keluarga di Pulomas Sempat Cari Sekretariat RW

SPerwakilan pemilik rumah mewah bekas lokasi perampokan dan pembunuhan di Pulomas sudah sempat menanyakan rumah RT, RW dan Sekretariat RW.

Perwakilan Pemilik Rumah Mewah Bekas Pembunuhan Satu Keluarga di Pulomas Sempat Cari Sekretariat RW
Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Kondisi terkini rumah mewah milik Dodi Triono yang menjadi lokasi perampokan sekaligus pembunuhan di akhir tahun 2016, Selasa (18/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Sudah laku terjual, perwakilan pemilik rumah mewah bekas lokasi perampokan dan pembunuhan di Pulomas sudah sempat menanyakan rumah RT, RW dan Sekretariat RW.

Sebelumnya diberitakan, rumah mewah di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Pulogadung, Jakarta Timur sudah laku terjual.

Namun hingga kini, rumah ini tak kunjung di tempati oleh pemilik barunya.

Mutasir (68) tukang kebun sebelah rumah tersebut menceritakan saat siang kemarin, Senin (17/6/2019) perwakilan pemilik rumah yang baru sempat menanyakan rumah RT dan RW untuk melapor diri.

"Kemarin sopirnya datang. Tanya saya pas saya lagi kerja. Dia nanyain soal rumah RT dan RW. Karena posisi saya lagi kerja, saya arahkan ke pos Hansip komplek di ujung sana. Tapi enggak tahu orangnya kesana atau enggak," ujarnya pada TribunJakarta.com, Selasa (18/6/2019).

Sementara itu, Sekertariat RW 14, Warjo membenarkan pernyatan lelaki yang biasa disapa Mahmud itu.

Ia mengatakan sekitar pukul 11.00 WIB dirinya dicari oleh pemilik baru rumah mewah tersebut.

"Saya kemarin kebetulan lagi keluar. Pas orang itu cari saya ke sini (pos satpam) dibilang saya tidak ada. Pas ditanya siapa katanya perwakilan pemilik baru rumah itu, mau tanyakan PBB tahun 2019 juga," ungkapnya.

Mutasir (68) tukang kebun sebelah rumah mewah milik Dodi Triono, pengusaha di bidang properti yang tewas dalam aksi perampokan dan pembunuhan Desember 2016 lalu.
Mutasir (68) tukang kebun sebelah rumah mewah milik Dodi Triono, pengusaha di bidang properti yang tewas dalam aksi perampokan dan pembunuhan Desember 2016 lalu. (Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Namun hingga sore hari, perwakilan dari pemilik baru rumah mewah itu tidak kunjung datang menemui Warjo.

Halaman
1234
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved