Arist Merdeka Sirait: DKI Jakarta Layak Dikategorikan Darurat Kekerasan Anak

Arist Merdeka menuturkan penanganan kasus kekerasan terhadap anak di wilayah DKI hingga kini belum maksimal sehingga jumlah kasus terus melonjak

Arist Merdeka Sirait: DKI Jakarta Layak Dikategorikan Darurat Kekerasan Anak
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Indonesia Arist Merdeka Sirait saat ditemui wartawan, Pancoran Mas, Depok, Jumat (8/6/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Sejak tahun 2017, Provinsi DKI Jakarta menempati peringkat pertama sebagai wilayah dengan jumlah kasus kekerasan terhadap anak paling banyak se-Jabodetabek.

Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA), Arist Merdeka Sirait mengatakan banyaknya jumlah kasus membuat DKI layak ditetapkan darurat kekerasan terhadap anak.

"Dari angka dan parameter perlindungan anak, DKI Jakarta dapat dikategorikan darurat kekerasan terhadap anak," kata Sirait di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (19/6/2019).

Arist Merdeka menuturkan penanganan kasus kekerasan terhadap anak di wilayah DKI hingga kini belum maksimal sehingga jumlah kasus terus melonjak.

Periode Januari hingga pertengahan Juni 2019 ini Komnas PA mencatat terjadi 124 kasus kekerasan terhadap anak dengan pelaku kebanyakan orang terdekat.

"Penanganannya masuk kategori belum maksimal. Sepanjang Januari sampai Juni 2019, Jakarta Barat paling tinggi, disusul Jakarta Selatan, kemudian Jakarta Timur, lalu Jakarta Utara dan Jakarta pusat," ujarnya.

Arist menyebut jumlah kasus kekerasan terhadap anak di Pulau Seribu memang tercatat paling kecil di antara enam wilayah DKI Jakarta.

Polres Metro Jakarta Utara Gagalkan Penyelundupan 15 Kilogram Sabu

Namun jumlah kasus pernikahan di usia anak justru marak ditemukan di Pulau Seribu sehingga tetap mendapat rapot merah dari Komnas PA.

Arist menyinggung keterlibatan masyarakat dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak di wilayah DKI jadi pemicu tingginya jumlah kasus.

"Belum ada keterlibatan masyarakat di setiap RT atau RW menjadikan kasus meningkatnya kekerasan terhadap anak dilingkungannya sebagai common issue. Sebagai bentuk artisipasi masyarakat," tuturnya.

Sebagai informasi, di periode bulan Januari-Juni 2019 Komnas PA mencatat terjadi 124 kasus kekerasan terhadap anak, Bekasi 112 kasus, Bogor 103 kasus, Tangerang 98 kasus, dan Depok 89 kasus. 

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved