Garong Pembobol Brankas di Alfamidi Cipinang Jaya Mengaku Tak Beraksi Sendirian

Adul (30), pelaku pembobolan brankas Alfamart mengaku beraksi bersama seorang temannya.

Garong Pembobol Brankas di Alfamidi Cipinang Jaya Mengaku Tak Beraksi Sendirian
ISTIMEWA
Adul (30), garong toko Alfamart Jalan Cipinang Jaya, Kelurahan Cipinang Besar Selatan yang beraksi pada Senin (17/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Adul (30), pelaku pembobolan brankas Alfamart  mengaku beraksi bersama seorang temannya.

Adul membobol brankas Alfamart di Jalan Cipinang Jaya Kelurahan Cipinang Besar Selatan Senin (17/6/2019) sekira pukul 21.00 WIB.

Hal ini disampaikan Adul lewat torehan di kertas yang disodorkan warga agar mengakui perbuatannya usai aksinya dipergoki pegawai Alfamart melalui rekaman CCTV di kasir.

Wildan (35), juru parkir yang saat kejadian berada di lokasi mengatakan kertas itu disodorkan karena Adul merupakan tuna wicara sehingga tak dapat berkomunikasi secara lisan.

"Di kertas nulisnya berdua, temannya yang satu itu kata dia naik motor Honda Tiger nunggu di depan toko. Cuman karena CCTV enggak sampai nyorot jalan jadi temannya enggak terekam," kata Wildan di Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (17/6/2019).

Wildan menuturkan Adul tak banyak berkomunikasi karena keburu diamankan Tim Rajawali Polres Jakarta Timur guna menghindari amuk warga.

Pasalnya warga sempat mengira Adul yang berusaha membobol brankas menggunakan gunting dikira berpura-pura gagu agar tak diamuk massa.

"Di sini sebentar doang, jadi warga enggak bisa nanya banyak. Karena warga sudah berkerumun di depan Alfamart, kemarin pelaku selamat karena toko ditutup. Jadi digebukinnya enggak parah," ujarnya.

Sopyan (32), juru parkir lainnya menyebut warga baru percaya pelaku merupakan penyandang disabilitas saat handphone Adul digunakan untuk menelpon sang istri.

Lewat panggil video call itu warga dan pegawai Alfamart percaya Adul merupakan seorang tuna wicara sehingga menyodorkan kertas.

Kecamatan Taman Sari Gelar Lomba Buat Gapura Semarakkan HUT DKI Jakarta

Julio Banuelos Terapkan Metode Baru di Persija, Steven Paulle: Kita Berlatih Seperti Barcelona

"Pas video call sama istrinya baru warga percaya, awalnya warga mengira dia pura-pura gagu. Di kertas itu juga dia nulis dendam sama pegawai yang teriak maling sampai warga datang," tuturnya.

Tulisan tersebut berisi 'Saya dendam sama mbak yang neriakin saya' sehingga membuat pegawai Alfamart ketakutan hingga menangis.

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved