CPNS 2019

Pemkot Bekasi Masih Menyusun Formasi Penerimaan CPNS 2019

"Masih kita bahas ya, kita masih data di masing-masing OPD formasi apa yang kosong dan dibutuhkan untuk diisi melalui CPNS," kata Karto,

Pemkot Bekasi Masih Menyusun Formasi Penerimaan CPNS 2019
Instagram @kemenag_ri
Ilustrasi CPNS 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota Bekasi sejauh ini masih menyusun formasi jumlah pengawai yang dibutuhkan dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Pemkot Bekasi Karto mengatakan, pihaknya masih melakukan pembahasan di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) terkait formasi yang dibutuhkan untuk selanjutnya diserahkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kememparn RB).

"Masih kita bahas ya, kita masih data di masing-masing OPD formasi apa yang kosong dan dibutuhkan untuk diisi melalui CPNS," kata Karto, saat dikonfimasi, Rabu (19/6/2019).

Dia memprediksi, formasi yang dibuka pada CPNS tahun 2019 ini diperkirakan lebih besar dibanding CPNS tahun 2018 sebanyak 402 pegawai. Hal ini menyusul terdapat sejumlah instansi di lingkungan Pemkot Bekasi yang membutuhkan tenaga pegawai negero sipil tambahan untuk menunjang pelayanan.

"Diperkirakan lebih banyak (dari tahun lalu), kita akan ajukan banyak ke Kemenpan agar dapat memenuhi kebutuhan tenaga pegawai," jelas dia.

Tuai Pujian, Ini Kisah Sarwendah yang Bahagia Jadi Istri dan Ibu dari Dua Anak di Keluarga Kecilnya

Kompas Travel Fair Kembali Hadir September Mendatang, Yuk Catat Tanggal Penyelenggaraannya

Sekda Tangerang Kota Tanggapi Postingan Viral Amelia: Akun Diretas, Foto Tahun Lalu

Adapun instasi yang membutuhkan banyak tenaga pegawai diantaranya instasi di bidang kesehatan dan pendidikan, serta instansi di bidang infrastruktur.

Karto menjelaskan, pada instasi tersebut, Pemkot Bekasi membutuhkan banyak pegawai untuk mengisi kekosongan diantaranya tenaga medis untuk empat RSUD tipe D baru dan tenaga pengajar di beberapa sekolah.

"Kita masih butuh tenaga pendidik dan tenaga medis untuk RSUD baru yang kita bangun," jelas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved