Pesan 886 Kereta Baru, PT KAI Targetkan Jumlah Penumpang Meningkat 10 Persen Pada Mudik Lebaran 2020

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama (Dirut) PT KAI Edi Sukmoro saat konferensi pers evaluasi angkutan Lebaran 2019.

Pesan 886 Kereta Baru, PT KAI Targetkan Jumlah Penumpang Meningkat 10 Persen Pada Mudik Lebaran 2020
TribunJakarta.com/Lita Febriani
Dirut PT KAI Edi Sukmoro melepas pemudik gratis di Stasiun Pasar Senen, Minggu (26/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menargetkan peningkatakan jumlah penumpang sebanyak 10 persen pada musim mudik Lebaran 2020 mendatang.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama (Dirut) PT KAI Edi Sukmoro saat konferensi pers evaluasi angkutan Lebaran 2019.

"Saya berharap tahun depan barangkali kami bisa menaikkan untuk angkutan lebaran lebih 10 persen," ucapnya di Jakarta Railway Center, Kebon Kelapa, Gambir, Jakarta Pusat.

Rasa optimisme ini, dikatakan Edi didukung dengan menambahan armada baru yang dipesan oleh PT. KAI dari PT. Industri Kereta Api (Inka).

"Kami sedang memesan kereta api sejumlah 886 dari PT. Inka, mudah-mudahan bisa terealisasikan dan bisa menambah angkutan penumpang yang bisa diangkut di masa lebaran tahun depan," ujarnya.

Tak hanya itu, penambahan kereta api baru ini juga disebut Edi sebagai upaya mengambil peluang dari beralihnya penumpang dari moda transportasi udara.

KAI Klaim Jumlah Penumpang Kereta Meningkat 9,2 Persen Selama Massa Mudik Lebaran 2019

Pasalnya, peningkatan jumlah penumpang akibat melambungnya harga tiket untuk penerbangan domestik sudah bisa dirasakan beberapa bulan belakangan ini.

"Contohnya Jakarta-Bandung semula delapan KA atau 16 trip, sekarang setiap hari mencapai 15 KA atau 30 trip," kata Edi.

"Kami juga berpikir bahwa limpasan penumpang pesawat kami bisa bantu dengan diangkut melalui KA," tambahnya menjelaskan.

Meski tidak merinci persentase peningkatan jumlah penumpang akibat kenaikan harga tiket pesawat, Edi menyebut jumlah penumpang kereta api ke berbagai daerah wisata terbilang meningkat cukup signifikan.

"Kami sering kali mendapat penumpang cukup tinggi ke Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang paling penuh," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, PT. KAI mengklaim ada peningkatan jumlah penumpang sebanyak 9,2 persen pada massa angkutan Lebaran 2019.

Jumlah ini meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun 2018 lalu, dimana pada tahun 2018 sebanyak 6.236.227 penumpang diangkut PT KAI.

Sedangkan, pada tahun 2019 ini jumlah penumpang yang diangkut oleh PT KAI sebanyak 6.810.407 orang.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved