Pilpres 2019

Saksi Prabowo-Sandi Mengaku Diancam Sebelum Pemungutan Suara, Hakim MK: Mengapa Tidak Melapor?

Hanya saja, ancamannya itu terjadi awal bulan April 2019 atau sebelum digelar pemungutan suara.

Saksi Prabowo-Sandi Mengaku Diancam Sebelum Pemungutan Suara, Hakim MK: Mengapa Tidak Melapor?
youtube Kompas TV
TERNYATA Saksi Prabowo-Sandi Mengaku Diancam Sebelum Pemungutan Suara, Hakim: Bukan saat Bersaksi 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR- Dugaan adanya ancaman untuk saksi yang dihadirkan tim hukum capres/cawapres nomor urut 2 Prabowo-Sandiaga Uno menjadi pembahasan menarik di sidang lanjutan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (19/6/2019).

Saksi pertama kubu pemohon, Agus Muhammad Maksum langsung dicecar hakim terkait ancaman tersebut.

Agus Maksum yang menjadi bagian tim pasangan capres yang khusus meneliti dan memberi masukan KPU soal DPT tingkat nasional langsung ditangan anggota majelis Aswanto terkait ancaman yang diterima.

"Saudara dapat ancaman?," tanya Aswanto.

Saat ditanya ancaman dalam bentuk apa, Agus Maksum mengaku tidak bisa menjelaskannya di sidang.

Jawaban ini tidak bisa diterima hakim Aswanto.

Akhirnya Agus menjelaskan bahwa ancamannya sudah sampai ke dia dan keluarganya berupa pembunuhan.

Hanya saja, ancamannya itu terjadi awal bulan April 2019 atau sebelum digelar pemungutan suara.

Hal ini tentu mengejutkan karena selama ini tim pemohon menggembor-gemborkan ada ancaman dari saksi terkait kehadirannya di persidangan MK.

"Jadi bukan terkait akan memberikan keterangan terkait saksi

Halaman
123
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved