Pilpres 2019

Ditanya Rugikah KPU Karena Hanya Hadirkan Satu Saksi di MK, Pakar Hukum: Mereka Terlalu Percaya Diri

KPU) RI tidak menghadirkan saksi fakta pada sidang keempat sengketa Pilpres 2019 dengan agenda pemeriksaan saksi pihak termohon 1 di MK.

Ditanya Rugikah KPU Karena Hanya Hadirkan Satu Saksi di MK, Pakar Hukum: Mereka Terlalu Percaya Diri
YouTube Kompas TV
Pembawa acara Breaking News Kompas TV, Timothy Marbun bertanya kepada Pakar Hukum Tata Negara UGM, Zainal Mochtar terkait KPU. 

Zainal Mochtar kembali mempertegas pandanganya terhadap KPU yang sudah merasa percaya diri akan memenangkan sidang tersebut.

"Mungkin mereka sudah percaya diri, lagi pula permohonan juga tidak kuat-kuat amat," kata Zainal Mochtar sambil tertawa.

SIMAK VIDEONYA:

Ahli KPU Tegaskan Kesalahan Entri di Situng Berdampak pada Dua Paslon

Saksi ahli yang dihadirkan Komisi Pemilihan Umum, Marsudi Wahyu Kisworo, menegaskan bahwa kesalahan di sistem penghitungan suara (situng) KPU berdampak pada kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden.

"Pengurangan atau penambahan suara terjadi pada dua pasangan. Tak hanya satu pasangan," kata Marsudi dalam sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Marsudi adalah salah satu orang yang merancang situng KPU pada 2003.

Kepada hakim konstitusi, Marsudi memperlihatkan tabel yang menunjukkan bahwa kesalahan penjumlahan suara terjadi untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf ataupun pasangan Prabowo-Sandi.

"Dua-duanya ada yang diuntungkan, dan dua-duanya ada yang dirugikan," kata Marsudi.

Marsudi juga menjelaskan bahwa situng ini bukan merupakan penghitungan yang digunakan KPU untuk menentukan pemenang pilpres.

Halaman
1234
Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved