Breaking News:

Wakil Ketua DPRD Tangsel Merasa Tersinggung dan Terhina Melihat Bentuk Tugu Bundaran Pamulang

Wakil Ketua DPRD Tangerang Selatan (Tangsel) Tubagus Bayu Murdani, merasa terhina dengan bentuk tugu di bundaran Pamulang

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Kondisi tugu Bundaran Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (19/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Wakil Ketua DPRD Tangerang Selatan (Tangsel) Tubagus Bayu Murdani, merasa terhina dengan bentuk tugu di bundaran Pamulang yang berlokasi tepat di depan Universitas Pamulang itu.

Hal itu disampaikan Bayu sesaat sebelum menutup sidang paripurna yang dihadiri Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, di Gedung DPRD Tangsel, Jalan Raya Serpong, Setu, Kamis (20/6/2019).

Bayu mengatakan dirinya tersenyum sendiri ketika melihat tugu yang terbuat dari rangka besi dan terdapat seperti kubah di bagian atasnya.

"Lihat ke atas senyum sedikit, entah apa yang kita senyum itu di bundaran, kalau kita nengok ke atas kita senyum sedikit, bingung saya juga, tidak senyum pingin senyum. Karena seolah punya saya," ujar Bayu.

Tidak jelas yang dimaksud sebagai "punya saya" karena dia tidak menjelaskan lebih lanjut.

Dengan nada tinggi, Bayu meminta Pemkot Tangsel untuk mempertanyakan pembangunan tugu itu kepada pemerintah provinsi Banten sebagai penanggung jawab.

"Pertanyakan itu kepada provinsi Banten, apa yang dimaksud pembangunan yang ada di bundaran Pamulang itu. Kalau saya merasa warga Tangsel dan saya Pemerintah Daerah saya merasa tersinggung atas apa yang dijalankan pemerintah Provinsi Banten. Kalau betul itu diprakarsai oleh pemerintah provinsi Banten, harus begitu," jelasnya.

Pedagang Ikan di Jatinegara Sudah Mulai Direlokasi

Tips Hilangkan Bau Mulut Usai Makan Petai atau Jengkol Ala Ridwan Kamil

Pimpinan DPRD Tangerang Selatan Kesal Sekda dan Asda Tak Hadiri Sidang Paripurna

Ia bahkan tegas menyebut merasa terhina atas bentuk tugu itu.

"Maka dalam paripurna yang terhormat ini saya menyampaikan mewakili warga masyarakat Setu tempat saya berdomisili, saya merasa terhinakan atas itu," tegasnya.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, tugu bundaran itu memang sedang menjadi sorotan.

Wagub Banten, Andika Hazrumi bahkan menyebut pembukaan itu sebagai hal yang kurang kerjaan.

Terkait bentuk, terutama bagian kubahnya, Andika bahkan tidak sudi jika dikatakan menyerupai kubah Banten.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved