Breaking News:

Diikuti 16 Peserta, Kompetisi Gala Karya DKI Jakarta Bakal Berlangsung Meriah dan Menarik

Yayasan Gala Karya akan segera menggelar kompetisi yang mempertandingkan antar karyawan 

Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM/WAHYU SEPTIANA
Ketua Yayasan Gala Karya Indonesia, M Jaelani Saputra saat ditemui di acara teknikal meeting bersama para peserta Gala Karya di Kantor Dispora DKI Jakarta, Jakarta Timur, Jumat (21/6/2019) malam. (TribunJakarta/Wahyu Septiana) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Yayasan Gala Karya akan segera menggelar kompetisi yang mempertandingkan antar karyawan dari berbagai perusahaan dan instansi BUMD serta BUMN di DKI Jakarta.

Tercatat, sebanyak 16 perusahaan dari berbagai instansi telah menunjukan keseriusannya mengikuti kompetisi Gala Karya DKI Jakarta

Menurut rencana, Gala Karya DKI Jakarta akan menjalani kick off pertandingan perdana pada Jumat (28/6/2019) mendatang. 

Ketua Yayasan Gala Karya Indonesia, M Jaelani Saputra mengatakan kompetisi ini sejatinya menarik minat banyak perusahaan di DKI Jakarta.

Ini 2 Usulan Nama dari Maruf Amin untuk Deddy Corbuzier Usai Jadi Mualaf

Marak Pedagang Sate Jamu Olahan Anjing, Bupati Karanganyar Berikan Rp 5 Juta untuk Alih Pekerjaan

Chef Arnold Pamer Video Latihan Bela Diri, Kaesang Pangarep & Gibran Rakabuming Kompak Ingatkan Ini

Dari total 27 peserta yang mendaftar, Yayasan Gala Karya DKI Jakarta hanya memberikan kouta sebanyak 16 tim untuk bisa mengadakan kompetisi yang sudah lama vakum tersebut. 

"Di DKI Jakarta saat ini diikuti 16 tim dari total 27 perusahaan pendaftar baik dari instansi BUMD, BUMN, dan swasta. Dari 27 itu setelah kami verifikasi ternyata hanya 16 tim yang lolos verifikasi," ucap Jaelani saat ditemui di Kantor Dispora, Jakarta Timur, Jumat (21/6/2019).

Menurut Jaelani, para perusahaan yang tidak lolos seleksi menjadi peserta masih memandang sebelah mata kompetisi Gala Karya dari segi administrasi pendaftaran.

"Pertama faktor administrasi, perijinan perusahaan, dan kelengkapan administrasi pemain. Mungkin perusahaan itu masih melihat dan belum memandang serius adanya Gala Karya," papar Jaelani.

Jaelani memastikan kompetisi Gala Karya di tahun ini akan berlangsung menarik dan meriah dibandingkan kompetisi sebelum-sebelumnya. 

"Insha Allah Gala Karya akan lebih menarik. Karena filosofinya untuk perusahaan dan pemerintah swasta BUMD dan BUMN. Kami ingin jadi wadah berkarya melalui sepak bola. Semoga dengan adanya pertemuan ini akan paham bahwa Gala Karya milik bersama," tutur pria yang menjabat anggota Exco PSSI DKI Jakarta tersebut.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved