Ditulis di Balik Jeruji Tahanan Polda Metro Jaya, Ratna Sarumpaet Segera Luncurkan Buku Autobiografi

Mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya tidak membuat Ratna Sarumpaet hanya berdiam diri

Ditulis di Balik Jeruji Tahanan Polda Metro Jaya, Ratna Sarumpaet Segera Luncurkan Buku Autobiografi
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Terdakwa kasus penyebaran berita bohong, Ratna Sarumpaet, usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera Raya, Pasar Minggu, Jumat (21/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya tidak membuat Ratna Sarumpaet hanya berdiam diri.

Perempuan yang kini masih harus bolak-balik menjalani persidangan itu mengaku rutin menulis di balik jeruji besi.

Bahkan, Ratna mengatakan, tulisan-tulisannya sudah hampir rampung untuk dijadikan sebuah karya berupa buku.

"Sudah mau selesai," ujar Ratna di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera Raya, Pasar Minggu, Jumat (21/6/2019).

Buku tersebut, jelas Ratna, menceritakan tentang biografinya dan penegakkan hukum.

Sidang Sengketa Pilpres ke-5, Viral Unggahan Kocak Dengan Tagar #DramaSaksiSidang di Twitter

Tak Kunjung Dapat Ganti Rugi Pembebasan Lahan Normalisasi Ciliwung, Warga Cililitan Ogah Pindah

Pabrik Korek Api Terbakar: 30 Orang Diduga Tewas, Beroperasi Tanpa Izin, dan Dugaan Mengunci Pekerja

"Aku enggak merasa harus diistimewakan, tapi aku juga merasa ada hal yang enggak sepatutnya dilakukan ke saya," tuturnya.

Ia pun berharap mendapat vonis bebas dari Majelis Hakim. Dengan begitu, ia bisa meluncurkan sendiri bukunya tersebut.

"Kalau itu terjadi (bebas), langsung diluncurkan. Kalau saya tetap ditahan, ya anak-anak yang meluncurkan," kata Ratna.

Hari ini, Ratna kembali kembali menjalani sidang dengan agenda mendengar jawaban Jaksa Penuntut Umum atas nota pembelaan atau pleidoi penasihat hukumnya.

Jaksa pun menolak pleidoi tersebut lantaran menilai semua dalil yang disampaikan penasihat hukum tidak berdasar.

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet harus berurusan ke ranah hukum lantaran dianggap menyebarkan berita bohong atau hoaks.

Ia dituntut enam tahun penjara akibat kebohongannya itu.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved