Jaksa Tolak Nota Pembelaan Ratna Sarumpaet

Menurut Jaksa, Ratna terbukti melakukan tindak pidana dengan menyiarkan berita bohong dan menyebarkannya ke publik.

Jaksa Tolak Nota Pembelaan Ratna Sarumpaet
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Terdakwa kasus penyebaran berita bohong, Ratna Sarumpaet, sebelum menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (21/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan telah memberikan jawaban atas nota pembelaan atau pleidoi penasihat hukum Ratna Sarumpaet.

Dalam sidang replik yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (21/6/2019), Jaksa pun menolak pleidoi penasihat hukum terdakwa.

Pasalnya, Jaksa menganggap nota pembelaan penasihat hukum yang disampaikan pada sidang Selasa (18/6/2019) lalu, tidak berdasar.

"Jelas sekali bahwa apa yang didalilkan oleh penasihat hukum terdakwa dalam pleidoi atau nota pembelaannya adalah tidak berdasar, sehingga harus ditolak," kata anggota JPU Reza Murdani di muka sidang.

30 Kantong Jenazah Tiba, Korban Kebakaran Pabrik Korek Api di Binjai Diperkirakan Puluhan Orang

Sebaliknya, lanjut dia, surat dakwaan maupun tuntutan Jaksa sudah tepat dan sesuai fakta persidangan.

"Oleh karena itu, sudilah kiranya Majelis Hakim menjatuhkan putusan terhadap terdakwa Ratna Sarumpaet sesuai dengan surat tuntutan Penuntut Umum," ujarnya.

Sebelumnya, Jaksa menuntut Ratna dengan hukuman enam tahun penjara.

Menurut Jaksa, Ratna terbukti melakukan tindak pidana dengan menyiarkan berita bohong dan menyebarkannya ke publik.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved