Penahanan Soenarko Ditangguhkan, Fadli Zon: Kasusnya Juga Sudah Clear

Panglima tidak hanya menyurati kepolisian untuk menangguhkan penahanan Soenarko, melainkan meminta pembebasannya

Penahanan Soenarko Ditangguhkan, Fadli Zon: Kasusnya Juga Sudah Clear
Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Wakil Ketua DPR Fadli Zon di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (3/5/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Fadli Zon meminta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sebaiknya menelpon Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menyelesaikan masalah Mantan Komandan Jenderal Kopassus, Mayjen Purnawirawan Soenarko yang ditahan karena kasus kepemilikan senjata api.

Panglima tidak hanya menyurati kepolisian untuk menangguhkan penahanan Soenarko, melainkan meminta pembebasannya.

"Mestinya engga usah surati lah, telpon sajalah selesai itu," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, (21/6/2019).

Pasalnya menurut Fadli, Soenarko sama sekali tidak bersalah.

Senjata yang dituduhkan diselundupkan Soenarko untuk aksi 21-22 Mei tersebut tidak terbukti.

"Kasusnya juga sudah clear kok. Bahwa dari informasi senjata itu adalah senjata lama yang ingin diberikan pada kopassus itu yang saya dengar," katanya.

Wakil Ketua Umum Gerindra itu mengatakan bahwa pihak kepolisian hanya mencari-cari kesalahan Soenarko. Karena selama ini Soenarko termasuk orang yang vokal dan kritis.

"Saya kira ini membahayakan demokrasi karena pembungkaman-pembungkaman semacam ini bisa berulang, kalau rezim berganti kapan tahu, ini menimbulkan dendam sejarah dan juga menimbulkan luka institusi apalagi ini pak Senarko kan Danjen kopassus orang yang berjuang mengabdikan dirinya mempertaruhkan jiwa raganya lalu diperlakukan seperti ini," katanya.

Saksi 01 Bahas Batuk dan Obat Konidin di Sidang MK, Tim Hukum 02 Tertawa: Saksi Ini Memang Lucu Ya?

Sebelumnya Mabes Polri membenarkan perihal isu penangguhan penahanan terhadap eks Danjen Kopassus Mayjend TNI (Purn) Soenarko.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan yang bersangkutan telah dijamin oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Halaman
12
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved