Pengakuan dan Permintaan Maaf Ustaz Rahmat Baequni Soal Petugas KPPS Mati Diracun, Singgung KPU

Pernyataannya soal Masjid Al Safar sempat jadi kontroversi, kini Ustaz Rahmat Baequni diamankan polisi karena dugaan kasus hoaks soal petugas KPPS.

Pengakuan dan Permintaan Maaf Ustaz Rahmat Baequni Soal Petugas KPPS Mati Diracun, Singgung KPU
Twitter @Surgabidadari3 - Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Ustaz Rahmat Baequni. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pendakwah Ustaz Rahmat Baequni diamankan Polda Jabar.

Ustaz Rahmat Baequni diamankan terkait kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks.

Ustaz Rahmat Baquni sendiri sebelumnya telah menanggapi pernyataannya yang dianggap telah menyebarkan berita bohong tentang anggota KPPS meninggal dunia karena diracun.

Ustaz Rahmat Baequni mengaku tak bermaksud untuk menyebarkan berita hoaks itu.

"Saya Rahmat Baequni, yang selama ini menjadi viral bahwa saya dituduh menyebarkan berita hoaks tentang anggota KPPS yang saya katakan mati diracun. Sekali lagi, demi Allah saya bersumpah atas nama Allah bahwa saya tidak bermaksud menyebarkan hoaks itu," ujar Ustaz Rahmat Baequni di Masjid Al Lathiif, Jalan Saninten, Kota Bandung, Kamis (20/6/2019) malam seperti dilansir dari laman TribunJabar.

Ustaz Rahmat Baequni menyebut jika dirinya hanya mengutip berita yang saat itu beredar di media sosial.

"Saya hanya mengutip, berita yang saat itu beredar di media sosial di Instagram, semua orang pun bahkan di majelis itu juga pada mengatakan bahwa 'iya tahu' bahwa ada informasi mereka seperti itu," jelasnya.

Ustaz Rahmat Baequni pun meminta maaf atas pernyataannya itu.

"Maka dari itu saya meminta maaf kepada aparat kepolisian RI dan kepada masyarakat termasuk kepada KPU, bahwa saya tidak bermaksud menyebarkan hoaks. Sekali lagi itu hanya mengutip pemberitaan yang sudah ada di medsos," ungkapnya.

Kini, Ustaz Rahmat Baequni dikabarkan sudah berad di Mapolda Jabar sejak Kamis (20/6/2019).

Halaman
1234
Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved