Polisi Ciduk Pasutri Bandar Pemilik 5 Kilogram Sabu di Bekasi

"Berawal dari dua klip, dari tersangka R itu hanya dua klip sekitar awal bulan Juni. Dengan pengembangan menjadi lebih besar," kata Argo

Polisi Ciduk Pasutri Bandar Pemilik 5 Kilogram Sabu di Bekasi
TribunJakarta/Bima Putra
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat menunjukkan barang bukti di Mapolres Jakarta Timur, Jumat (21/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA- Satrio Wira Adi (26) dan Ari Susanti (34) yang merupakan pasangan suami istri hanya tertunduk malu saat dihadapkan ke awak media dalam ungkap kasus narkotika di Mapolres Jakarta Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan mereka terbukti jadi bandar sabu saat dicokok di rumahnya, wilayah Kecamatan Tambun Selatan, Kota Bekasi pada Rabu (19/6/2019).

Penangkapan berawal dari pengembangan kasus tersangka Ripin yang diamankan personel Satresnarkoba Jakarta Timur dengan barang bukti dua klip kecil sabu.

"Berawal dari dua klip, dari tersangka R itu hanya dua klip sekitar awal bulan Juni. Dengan pengembangan menjadi lebih besar," kata Argo di Mapolres Jakarta Timur, Jumat (21/6/2019).

Setelah diperiksa, Ripin mengaku dua paket klip kecil sabu tersebut dibeli dari Dodi Saputra (34) yang dicokok depan satu mall wilayah Bekasi kala hendak berteransaksi.

Dari Dodi, personel Satreskrim Polres Jakarta Timur mendapati 2 kilogram sabu yang disembunyikan di bagasi sepeda motor Honda Vario warna putih berpelat B 3534 CCT.

Barang bukti sabu yang diamankan dari tiga tersangka di Mapolres Jakarta Timur, Jumat (21/6/2019)
Barang bukti sabu yang diamankan dari tiga tersangka di Mapolres Jakarta Timur, Jumat (21/6/2019) (TribunJakarta/Bima Putra)

"Ditemukan dalam bungkus teh, disimpan di bagasi motor. Setelah ditangkap dikembangkan lagi dari tersangka D ini. Setelah dikembangkan kita bisa menangkap tersangka S," ujarnya.

Tak ingin mendekam dalam penjara sendirian, Dodi akhirnya buka mulut kepada penyidik Satreskrim Polres Jakarta Timur lalu meringkus Satrio dan Ari

Kapok Kritik Pemerintah, Ratna Sarumpaet: Nanti Aku Dijewer Lagi

4 Pemain Utama Absen Lawan Persela, Persija Jakarta Terancam Pincang Saat Datang ke Lamongan

4 Pemain Andalan Persija Jakarta Absen di Saat Bertandang ke Markas Persela

Argo menyebut hubungan antara Dodi, Satrio, dan Ari tak sekedar terlibat bisnis narkoba, tapi juga merupakan tetangga sehingga sudah saling kenal.

"Rumahnya di daerah Mekarsari, Tambun juga. Di rumah S kita lakukan penggeledahan kita temukan lima bungkus teh cina. Isinya narkotika jenis sabu. Berat brutonya 5,23 kilogram," tuturnya.

Total barang bukti sabu yang diamankan dari ketiga tersangka seberat 7,3 kilogram, satu unit sepeda motor, dan sejumlah handphone yang digunakan untuk berteransaksi.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved