Pura-pura Salat, Riski Nekat Curi Ponsel di Masjid Badan Pemeriksa Keuangan

"Pelaku ini pura-pura salat disana, padahal niatannya mau melakukan pencurian," ucapnya saat dikonfirmasi

Pura-pura Salat, Riski Nekat Curi Ponsel di Masjid Badan Pemeriksa Keuangan
TRIBUNEWS.COM
Ilustrasi Pencurian. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG- Riski Harabi harus berurusan dengan polisi lantaran nekat mencuri sebuah ponsel di dalam masjid Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Persitiwa ini terjadi pada Selasa (18/6/2019) sekira pukul 14.15 WIB saat masjid dalam kondisi tak terlalu ramai.

Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang Kompol Supriadi mengatakan, pelaku menjalankan aksinya dengan modus berpura-pura menjalankan ibadah salat.

"Pelaku ini pura-pura salat di sana, padahal niatannya mau melakukan pencurian," ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (22/6/2019).

Kemudian, saat korban yang diketahui bernama SP (54) lengah, pelaku langsung menggasak ponsel jenis Samsung S7 milik korban.

"Jadi pelaku ini memang sudah mengincar korban yang dia lihat sedang salat sendirian di dalam masjid," ujarnya.

Namun, malang bagi Riski, ternyata aksi kejahatan yang dilakukan oleh pelaku ini terekam oleh kamera pengawas CCTV sehingga petugas kepolisian dapat dengan cepat menangkap pelaku pada Kamis (20/6/2019) lalu.

"Pelaku ini sempat terekam CCTV dan gerak-geriknya memang mencurikan, seperti orang asing," kata Supriadi.

Dapat Kejutan Ulang Tahun, Jokowi Tak Ingin Tiup Justru Matikan Lilin dengan Cara Ini

Ini Lokasi Pelayanan SIM Keliling di Jakarta Sabtu 22 Juni 2019

Chef Arnold Latihan Bela Diri Demi Rebut Tempat Parkir: Begini Balasan Kaesang Pangarep & Gibran

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sudah dua bulan terakhir ini menjadi pencuri ponsel.

"Dia malas bekerja, mau cari uang dengan cara instan. Jadinya dia nekat mencuri," ucapnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved