Anies Terbitkan IMB Pulau Reklamasi, Dinilai Hanya Kepentingan Bisnis Hingga Ingkari Janji Kampanye

Dia mengkritik alasan Anies Baswedan menerbitkan IMB, karena bangunan di atas pulau reklamasi sudah terlanjur dibangun.

Anies Terbitkan IMB Pulau Reklamasi, Dinilai Hanya Kepentingan Bisnis Hingga Ingkari Janji Kampanye
TribunJakarta/Pebby Ade Liana
Gubernur Anies Baswedan kerahkan 300 Satpol PP untuk segera menyegel bangunan tanpa izin di Pulau C dan D Reklamasi Jakarta Utara Kamis, (7/6/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) DKI Jakarta, Tubagus Soleh Ahmadi, menilai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, telah salah menilai penerbitan IMB di pulau reklamasi berbeda dengan reklamasi.

Menurut dia, penerbitan IMB sama dengan melanjutkan reklamasi.

Dia mengkritik alasan Anies Baswedan menerbitkan IMB, karena bangunan di atas pulau reklamasi sudah terlanjur dibangun.

Padahal, kata dia, Anies mempunyai pilihan untuk tidak menerbitkan IMB tersebut.

"Dia mempunyai pilihan untuk tidak menerbitkan, tetapi ini tetap dilakukan," ujar Soleh, dalam sesi diskusi bertema "Kala Anies Berlayar ke Pulau Reklamasi" di kantor Formappi, Jakarta Timur, Minggu (23/6/2019).

Dia menjelaskan, Anies, sebagai gubernur mempunyai pilihan untuk mencabut Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 206 Tahun 2016 tentang Panduan Rancang Kota Pulau C, Pulau D, dan Pulau E Hasil Reklamasi Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menengok Pulau C Reklamasi Jakarta Utara, Kamis (7/6/2018)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menengok Pulau C Reklamasi Jakarta Utara, Kamis (7/6/2018) (TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA)

Apalagi, kata dia, peraturan gubernur itu diterbitkan belakangan setelah adanya aktivitas di Pulau D.

"Jauh sebelum peraturan itu terbit, aktivitas di pulau D sudah ada, sudah berjalan, tahun 2015 sudah ada. Tahun 2016, beberapa bulan sebelum Pergub itu dikeluarkan, itu sudah berdiri bangunan," kata dia.

Untuk itu, dia menyarankan, Anies agar membatalkan reklamasi sepenuhnya, karena sejak awal pembangunannya menyalahi aturan. Dia menegaskan, reklamasi adalah proyek ilegal yang dibangun tanpa memiliki alas kebijakan, alas ruang yang sesungguhnya.

Dia menyayangkan Anies menganggap IMB berbeda dengan reklamasi. Padahal, dia menambahkan, reklamasi tetap reklamasi.

Halaman
1234
Penulis: MuhammadZulfikar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved