Breaking News:

Beda Keputusan Para Penghuni Rusun Penjaringan Soal Relokasi Jelang Revitalisasi

Keputusan Rusminah untuk ikut relokasi ke Rusun Rawa Buaya tak terlepas dari mahalnya harga sewa kontrakan di sekitar Rusun Penjaringan

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Suasana di Rusun Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (23/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal merelokasi penghuni Rusun Penjaringan, Jakarta Utara ke Rusun Rawa Buaya yang berada di Cengkareng, Jakarta Barat.

Hal itu dilakukan terkait rencana Pemprov DKI Jakarta untuk merevitalisasi Rusun Penjaringan.

Pada Minggu (23/6/2019) sore, TribunJakarta.com menemui beberapa penghuni Rusun Penjaringan untuk memintai tanggapan terkait relokasi.

Rusminah (70), penghuni rusun blok J, adalah satu dari 402 penghuni rusun yang bakal direlokasi ke Rusun Rawa Buaya.

Menurut Rusminah, ia sudah mengajukan permohonan terkait relokasi sejak sekitar bulan April. Saat itu, permohonan penghuni yang bersedia direlokasi dikoordinir oleh ketua RT dan RW setempat.

Setelah permohonan Rusminah dan ratusan penghuni lainnya untuk relokasi dikabulkan, mereka diberi waktu sampai tanggal 7 Juli 2019 untuk menempati Rusun Penjaringan.

"Tanggal 7 (Juli) itu diberitahu kalau air sama lampu bakal dimatikan. Jadi saya sudah persiapan dari sekarang sudah mindah-mindahin barang," kata Rusminah.

Rusminah mengatakan, penghuni blok K dan J Rusun Penjaringan ditempatkan di tower C Rusun Rawa Buaya.

Dalam relokasi ini, Rusminah mendapatkan tempat di lantai 10 Rusun Rawa Buaya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved