Bus Listrik Belum Siap Diresmikan karena Terkendala STNK

Agung Wicaksono, menyebut tiga armada bus listrik yang telah uji coba di Jakarta belum memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan

Bus Listrik Belum Siap Diresmikan karena Terkendala STNK
TRIBUNJAKARTA.COM/LITA FEBRIANI
Bus listrik Transjakarta, Monas, Minggu (19/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Direktur TransJakarta, Agung Wicaksono, menyebut tiga armada bus listrik yang telah uji coba di Jakarta belum memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan.

Agung, sapaannya, mengatakan jika STNK sudah keluar maka bus listrik tersebut siap diresmikan.

Namun, dari segi teknis, kata Agung, tiga armada bus listrik tersebut sudah siap.

"Dari segi kesiapan mengenai teknisnya dari transJakarta kita sudah siap dengan adanya tiga armada bus listrik. Tiga armada ini sudah ada di tempat sekitar beberapa bulan dan kita sudah tanggalkan MOU di bulan terakhir ini dengan para penyedia dan para operator. Yang menjadi tantangan adalah bagaimana mendapatkan dukungan dan regulasi berupa izin atau sertifikat dari Kementerian Perhubungan. Dan juga STNK yang perlu dikeluarkan oleh kepolisian dan didukung oleh dalam negeri," jelas Agung, pada acara 'Kesiapan Bus Listrik Mengaspal di Jakarta', di Bakoel Koffie, Jakarta Pusat, Minggu (23/6/2019).

Agung menilai, kesiapan bus listrik ini mampu menahan derasnya air hujan.

Dia meyakini, saat hujan deras turun maka bus listrik tersebut tidak akan terjadi apa-apa.

"Jadi, pertama, tiga bus listrik ini, dua itu datang dari produsen yang sudah menjalankan bus listrik di 50 negara di dunia. Ada satu kota di Tiongkok, itu satu kota busnya listrik semua ada 16 ribu dan bus dari produsen ini yang namanya adalah yang menjalankan di sana dan dua busnya itu ada di sini," tutur Agung.

"Jadi, secara kompetensi teknis itu tidak diragukan. Namun dari segi regulasi, ada yang berbeda. Karena bus ini sesuatu yang baru. Kita tidak bisa mengakomodir kebaruan dengan persepsi dan kebijakan yang lama. Kebijakan lama ini yang harus disesuaikan. DKI Jakarta sudah mengawali dengan menerbitkan surat keputusan kepada Dinas Perhubungan nomor 120 tahun 2019 yang berupa penugasan kepada transJakarta untuk melakukan uji coba," sambung Agung.

Namun, lanjut Agung, kebijakan di tingkat nasional untuk mengoperasikan bus listrik secara resmi belum didapatkan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved