Hasilkan 550 Gram Sekali Produksi, Pemilik Pabrik Sabu di Kalideres Beli Bahan Baku Secara Online

Lemahnya pengawasan disinyalir menjadi alasan Mangendar cukup leluasa membeli secara online untuk bahan baku sabu yang sudah sekitar 1 tahun ini.

Hasilkan 550 Gram Sekali Produksi, Pemilik Pabrik Sabu di Kalideres Beli Bahan Baku Secara Online
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Polisi saat merilis kasus home industri sabu buatan Mangendar di Perumahan Citra 2 Kalidere, Jakarta Barat, Senin (24/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Polisi menyebut Mangendar Wanto (42) membeli beberapa bahan baku pembuatan sabu melalui salah satu situs jual beli online.

Beberapa bahan baku itu diantaranya obat neonapasine, efendrim, hingga prekursor yang kemudian diraciknya di lantai 3 rumahnya di Perumahan Citra 2 Kalideres, Jakarta Barat menjadi sabu siap edar.

“Beberapa barang ada yang langsung diantarkan ke rumah. Ada pula yang ketemuan di jalan,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendriz di tempat tinggal Mangendar, Senin (24/6/2019).

Lemahnya pengawasan disinyalir menjadi alasan Mangendar cukup leluasa membeli secara online untuk bahan baku sabu yang sudah sekitar 1 tahun ini dijalankannya.

Melihat Ruangan di Lantai 3 Rumah Mangendar yang Disulap Jadi Pabrik Pembuatan Sabu

"Tersangka ini membuat sabu tergantung dari ketersedian bahan baku yang ada. Makin banyak bahan baku, makin banyak sabu yang dia produksi,” kata Erick yang menyebut tersangka bisa menghasilkan 500 gram dalam sekali produksi.

Kasubdit Puslabfor Mabes Polri, Kompol Yuswardi menjelaskan secara aturan semestinya prekursor tak bisa di jual bebas. 

Bahkan regulasi ini diawasi ketat oleh BNN lantaran kerap disalahgunakan. 

“Tersangka menggunakan bahan baku dari bahan obat yg beredar di pasaran. Dia mengekstraksikan, memurnikan prekusornya sebelum dicampur dengan bahan baku lainnya," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Yuswardi tak menampik bila sabu buatan Mangendar merupakan kualitas cukup baik.

"Dari segi fisiknya sudah kualitas bagus tapi untuk pendalaman akan dilakukan pemeriksaan lanjutan," kata Yuswardi.

Diberitakan sebelumnya, Unit 1 Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat menggerebek tempat tinggal MG pada Sabtu (22/6/2019) malam.

Dari dalam rumah, polisi mengamankan lebih dari 1 kilogram sabu siap edar dan berbagai bahan baku pembuatan sabu. Sabu tersebut diproduksinya di lantai 3 rumahnya. 

Mangendar sendiri mengaku seorang diri memproduksi sabu tersebut setelah sempat berguru dari rekannya yang telah diamankan dalam kasus serupa di Cipondoh, Tangerang pada Tahun 2018 lalu.

Atas perbuatannya, pelaku bakal dikenakan Pasal 113, 114, dan 112 UU 35 tahun 2009 Tentang narkotika yaitu memproduksi mengedarkan dan memiliki narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved