Jelang Sidang Putusan Sengketa Pilpres di MK, Jalan Medan Merdeka Barat Ditutup Satu Arah

Menjelang sidang putusan perkara sengketa Pilpres atau perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU), pihak kepolisian menutup arus lalu lintas

Jelang Sidang Putusan Sengketa Pilpres di MK, Jalan Medan Merdeka Barat Ditutup Satu Arah
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Sejumlah kerucut berkelir oranye tampak terpasang di Jalan Medan Merdeka Barat yang mengarah ke Gedung MK, Senin (24/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Menjelang sidang putusan perkara sengketa Pilpres atau perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU), pihak kepolisian menutup arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Barat yang mengarah ke Gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi sore ini, tampak jalan yang mengarah ke Gedung MK ditutup oleh sejumlah kerucut oranye.

Kerucut itu tampak diletakkan di depan Gedung Indosat Ooredoo yang berada di kawasan Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat.

Beberapa petugas kepolisian juga tampak berjaga di sekitar lokasi tersebut untuk memastikan arus lalu lintas di sekitar Patung Kuda tetap lancar.

Sementara itu, beton pembatas juga tampak terpasang di dekat Gedung MK, tepatnya di depan Museum Nasional.

Melihat Ruangan di Lantai 3 Rumah Mangendar yang Disulap Jadi Pabrik Pembuatan Sabu

5 Sandera Diancam Dibunuh oleh Perampok di dalam Gudang Distributor, Begini Kesaksian Korban

Ramalan Zodiak Minggu Ini 23-29Juni 2019: Leo Jadi Super Sibuk, Scorpio Waspada Rekan Bisnis

Kasat Lantas Polres Jakarta Pusat Kompol Sri Widodo mengatakan, penutupan arus lalu lintas sendiri sudah dilakukan sejak dini hari tadi.

"Itu pengalihan tadi malam dari pukul 23.00 WIB sudah rapi-rapi dan pukul 02.30 WIB sudah rapi dan jalan sudah tertutup," ucapnya saat dihubungi, Senin (23/6/2019).

Kendati demikian, penutupan hanya dilakukan satu arah. Pengendara masih dapat melintas di Jalan Medan Merdeka Barat dari kawasan Harmoni menuju Patung Kuda.

"Penutupan satu arah, arah sebaliknya (Harmoni menuju Patung Kuda) masih bisa dilalui kendaraan," ujarnya kepada TribunJakarta.com.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved