Kasus Penyerangan Penjaga Lahan di Bekasi, Pelaku Diduga Orang Suruhan

"Perkara sengketa lahan masih porses, tinggal nunggu aja kesungguhan polisi mengungkap kasus penyerangan tersebut," ungkap Budiono.

Kasus Penyerangan Penjaga Lahan di Bekasi, Pelaku Diduga Orang Suruhan
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
TKP Penyerangan penjaga lahan di Jalan KH Noer Ali Kalimalang Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kasus penyerangan terhadap penjaga lahan di Jalan KH Noer Ali samping Apartemen Lagoon, Kecamatan Bekasi Selatan diduga dilakukan oleh orang suruhan.

Kuasa hukum korban, Budiono mengatakan, lahan yang dijaga selama ini merupakan lahan sengketan yang kasusnya masih dalam tahap persidangan perdata di Pengadilan Negeri Bekasi.

"Ya kelihatan ada keterlibatan perusahaan, diduga ya sama oknum suruhan perusahaan, karena keterkaitan sengketa lahan itu," kata Budiono kepada TribunJakarta.com, Senin (24/6/2019).

Selama ini kata dia, ahli waris atas nama Acam bin Mendung dan M Zaelani Hamid memperkerjakan tujuh orang penjaga yang dipimpin Dani, korban meninggal dunia dalam insiden penyerangan.

Korban Tewas Penyerangan Sekelompok Tak Dikenal Terkena 3 Luka Tembak

"Perkara sengketa lahan masih porses, tinggal nunggu aja kesungguhan polisi mengungkap kasus penyerangan tersebut," ungkap Budiono.

Dia menambahkan, masing-masing korban selamat sejauh ini telah diperiksa pihak Kepolisian Polres Metro Bekasi Kota. Adapun satu orang masih dalam perawatan di RSUD Kota Bekasi lantaran kondisinya masih mengalami luka akibat tembakan senjata api.

"Semua sudah diperiksa korban yang ada di tempat kejadian, satu orang masih di rawat kondisinya belum bisa begerak karena luka tembak di bagian paha sebelah kanan," jelas dia.

Adapun luas lahan tersebut sekitar 1,700 meter pesegi, lokasinya berada di pinggir Jalan KH Noer Ali Kalimalang dekat apartemen Lagoon. Selain menjaga lahan, korban memberdayakan dengan membukan jasa pencucian kendaraan.

Dani dan kawan-kawannya, kata Budiono telah bekerja menjaga lahan itu selama bertahun-tahun dan baru kali ini mendapatkan penyerangan.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved