Wakil Kepsek SMPN 115 Sebut Nilai Ujian Juga Mempengaruhi Lolos Tidaknya Siswa di PPDB

Oleh karena itu, ia berharap para orangtua murid tak perlu merasa khawatir anaknya tidak dapat menembus sekolah favorit.

Wakil Kepsek SMPN 115 Sebut Nilai Ujian Juga Mempengaruhi Lolos Tidaknya Siswa di PPDB
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Suasana Pendaftaran PPDB di SMPN 115, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 115 Jakarta, Juwarto mengatakan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi bukan cuma melihat aspek kewilayahan.

Namun, ia menjelaskan, nilai Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) juga mempengaruhi lolos atau tidaknya seorang calon murid.

"Setelah itu baru umur, baru kemudian waktu pendaftaran," kata Juwarto di halaman SMPN 115, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/6/2019).

Oleh karena itu, ia berharap para orangtua murid tak perlu merasa khawatir anaknya tidak dapat menembus sekolah favorit.

Menurutnya, murid yang memiliki nilai UASBN tinggi tetap menjadi "permata" di mana pun ia bersekolah.

Peserta PPDB Diwajibkan Bawa Kartu Keluarga saat Verifikasi Berkas

"Kita selalu bilang ke anak didik kita, di mana pun kita diletakkan, biarkan kita jadi permata. Apapun sistem penerimaannya kalian harus jadi permata. Kalau permata kan bisa diterima di mana saja. Saya memberi motivasi semacam itu," tutur dia.

Tahun ini, SMPN 115 Jakarta menerima 60 persen atau 216 siswa dari PPDB sistem zonasi.

"Jadi kita gunakan kelurahan. Misalnya, jatinegara dapat tiga kelurahan, Pancoran tiga, Setiabudi tiga, dan seterusnya. Setiap irisan wilayah yang dekat dengan (SMPN) 115 itu dapat kuota," tutur Juwarto.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved