VIDEO Polisi Tangkap Pemuda yang Rampas Handphone dan Tinggalkan Korbannya di Pinggir Jalan

Bagas dibekuk polisi lantaran nekat membawa dua bocah berinisial (AB) dan (Al) dari kawasan Jatijajar, Tapos, Kota Depok.

VIDEO Polisi Tangkap Pemuda yang Rampas Handphone dan Tinggalkan Korbannya di Pinggir Jalan
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Pelaku Bagas (tengah) tertunduk lesu usai ditangkap jajaran petugas Polresta Depok usai mencuri handphone dari dua bocah berinisial AB dan AL. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Bagas (21) tak lagi bisa menghirup udara bebas usai dibekuk jajaran petugas Polresta Depok pada Sabtu (22/6/2019) beberapa hari yang lalu.

Bagas dibekuk polisi lantaran nekat membawa dua bocah berinisial (AB) dan (Al) dari kawasan Jatijajar, Tapos, Kota Depok.

Tak hanya membawa dua bocah tersebut, pelaku juga merampas handphone korban dan meninggalkannya dipinggir jalan raya di kawasan Sukmajaya, Kota Depok.

Paur Humas Polresta Depok Ipda Made Budi mengatakan, pelaku ditangkap didaerah Cilacap usai melarikan diri dari aksi kriminalnya tersebut.

Dari tangan pelaku, polisi juga mengamankan satu unit handphone milik korban serta satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku untuk membonceng korban.

"Korban ini dibawa menggunakan sepeda motor dengan alasan mau ambil es batu karena pelaku penjual minuman ringan. Kemudian handphone korban dimasukkan ke bagasi motor katanya supaya tidak basah kena es. Ketika di jalan korban diturunkan satu persatu dan pelaku kabur," ujar Made di Polresta Depok, Pancoran Mas, Kota Depok, Senin (24/6/2019).

Politikus Gerindra Sebut Jokowi Berulang Kali Minta Bertemu Prabowo

Sementara itu, Bagas mengaku nekat melakukan hal tersebut lantaran terdesak biaya untuk berangkat ke Jogjakarta.

"Saya ada panggilan kerja di Jogja dan saya butuh uang. Makanya saya incar Hpnya. HP yang satu saya jual seharga 200 ribu rupiah," tutur Bagas.

Akibat perbuatannya, Bagas dijerat Pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman kurungan penjara diatas lima tahun.

Berikut Videonya:

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved