Amankan Pengedar Jaringan Lapas, Polisi Amankan 19.000 Ekstasi Kualitas Baru

Dari tangan AS, polisi menemukan tiga butir ekstasi yang menurut pengakuannya berasal dari rekannya berinisial ZZ.

Amankan Pengedar Jaringan Lapas, Polisi Amankan 19.000 Ekstasi Kualitas Baru
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Polsek Kalideres merilis dua tersangka pengedar pil ekstasi jaringan lapas. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Polsek Kalideres, Jakarta Barat menangkap dua pengedar pil ekstasi jaringan lapas berinisial AS dan ZZ pada Selasa (25/6/2019) kemarin.

Kapolsek Kalideres, AKP Indra Maulana menuturkan dari kedua pengedar itu, diamankan sebanyak 19.000 pil ekstasi siap edar.

Indra mengatakan terungkapnya kelompok ini bermula dari ditangkapnya AS di Jalan KH. Zainul Arifin, Petojo, Jakarta Pusat.

Dari tangan AS, polisi menemukan tiga butir ekstasi yang menurut pengakuannya berasal dari rekannya berinisial ZZ.

"Berdasarkan pengakuan itu kami kemudian lakukan pengembangan dan berhasil menangkap ZZ di Jalan Keutamaan Dalam RT02/09, Krukut, Tamansari, Jakarta Barat," kata Indra saat merilis kasus tersebut di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu (26/6/2019).

Dari dalam rumah ZZ, kata Indra, anggotanya menemukan sebanyak 19.000 butir ekstasi warna pink berlogo rolex yang dimasukan ke dalam 23 kantong plastik.

"Yakni 15 plastik yang masing-masing berisi 1.000 butir dan 8 plastik berisi 500 butir tiap kantongnya," kata Indra.

Indra menyebut ekstasi yang diedarkan kedua tersangka tak hanya mengandung methamphetamin, tetapi juga mengandung zat senyawa XLR yang bisa meningkatkan halusinasi lebih tinggi.

"Barang ini sangat jarang didapatkan di pasaran dan ini merupakan salah satu ekstasi jenis baru. Tapi secara kasat mata bentuk dan fisiknya sama hanya kualitasnya yang beda," katanya

Cerita Dita Loncat dari Lantai 2 Rumah Saat Rumahnya Terbakar: Ibu Sempat Teriak Agar Saya Bangun

Mengaku Tak Pikirkan Penampilan Saat Nge-vlog, Ternyata Ini Alasan Baim Wong

Wali Murid Masih Gagap Sistem Online PPDB, Jasa Input Data Pun Berkembang di Tangerang Selatan

Jaringan Lapas

Berdasarkan pengakuan kedua tersangka, kata Indra, barang haram tersebut didapat dari seorang narapidana berinisial E yang mendekam di salah satu lapas di Jakarta.

"Pil ekstasi ini dari salah satu narapidana di salah satu lapas Jakarta berinisial E," katanya.

Menurut Indra, pelaku E memiliki jaringan lintas Sumatera dan sudah beberapa kali melakukan peredaran narkoba jenis ekstasi.

"Dia biasa mengedarkan narkoba ini di wilayah Jakarta dan Tangerang," kata Indra.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved